Antara Bandung & Gaza

Rabu (3/8) yang juga bertepatan dengan 3 Ramadhan 1432 H diadakan diskusi tentang kondisi Gaza (Palestina) bertempat di ruang utama masjid Salman ITB. Durasi diskusi kurang lebih 1 jam mulai dari 12.30-13.30 WIB. Berikut ini adalah ringkasan diskusi tersebut yang dikutip dari kultwit (kuliah twitter) akun @ahmadi_nur.

  1. Sebagai narasumber 1, Syeikh Hani Rafiq Awwad, dosen Islamic University of Gaza (IUG) Palestina.
  2. Bliau dtg bersma Syeikh Ahmad Musthofa Al-Qonu, ex gubernur Jabaliya. Skrg beliau menjabat sbg penasihat perdana mentri Ismail Haniya
  3. Syeikh Musthofa mrupakan 1 dr 3 penasihat PM Ismail Haniya. Sempat 17 thn diasingkan oleh Israel sbelum akhirnya kmbali ke Gaza thn 2007
  4. Sebagai narasumber 2, Nur Ikhwan Abadi, relawan Indonesia alumni Universitas Lampung, yg sdh setahun di Gaza guna membangun RS Indonesia
  5. Kedatangan mereka ke Indonesia atas undangan Aqsa Working Group Jakarta dengan bantuan MER-C Indonesia
  6. Mereka mngucapkan salam & terima kasih kpd sluruh msyarakat Indonesia yg jauh2 mau membantu di saat negeri2 arab byk yg hanya terdiam
  7. Kedatangan mreka merupakan slh satu bentuk kecintaan thd sesama saudara satu iman & islam, ingin mmpererat ukhuwah di antara kita
  8. Dua org yg saling mengasihi, berkumpul, & berpisah krn Allah, maka mereka termasuk dlm 7 golongan yg mndapat naungan Allah
  9. Mereka smpat bertemu dg rektorat guna membahas MoU antar ITB & Islamic University of Gaza, slh satunya pertukaran pelajar.
  10. Dr skian ratus mahasiswa asing di ITB, blum ada satupun yg berasal dr Palestina. Beberapa di antaranya berasal dr Libya & Mesir.
  11. Sebaliknya di Islamic Univ of Gaza baru ada 1 mahasiswa Indonesia yg akan masuk ke semester 1
  12. Islamic Univ of Gaza mrupakan univ terbaik ke-14 di jazirah timur tengah, terdiri dr fak kedokteran, kebidanan, sains, syariah, dll
  13. Meski kondisi terblokade, Islami Univ of Gaza tiap tahun mampu meluluskan 4000 mahasiswanya. Tiap angkatannya memiliki nama yg unik.
  14. Nama tiap angkatan di Isalamic Univ of Gaza disesuaikn dg kondisi Gaza saat itu. Ex: angkatan Pembukaan Blokade, Pengaman & Penjaga, dll
  15. Mereka tdk khawatir belajar dg kondisi mencekam. Yg terpenting adalah ‘azimah (tekad yg kuat). Hari ini di bom, esok sudah ramai lagi.
  16. Syeikh Hani Rafiq sempat mmberikan tausiyah ttg puasa, yg menurut Imam Ghazali, terbagi menjadi 3: umum, khusus, khusus bil khusus
  17. Yg pertama, shoum umum: menahan dr makan & minum. Pada umumnya kita melaksanan shoum jenis ini
  18. Yg kedua, shoum khusus: selain menahan dr makan & minum, jg menahan dr hawa nafsu & maksiat
  19. Yg ketiga, shoum khusus bil khusus: slain menahan dr makan & minum, juga menahan dr sgala bentuk kmaksiatan dg spenuh hati (ruh)
  20. Beliau mengajak kita utk ikut membantu mmbebaskan masjid suci ke-3, mmbebaskan tanah suci para nabi dr cengkrama zionis israel
  21. Sebagai bentuk solidaritas & persahabatan, kita akan membangun RS Indonesia di Gaza bagian utara (Beithlehiya)
  22. RS tersebut bernama Indonesia krn memang sumber dananya berasal dr sumbangan masyarakat Indonesia. Update terakhir masih skitar 30%
  23. RS Indonesia di Gaza dijadwalkan selesai tahun depan. Saat Ramadhan pengerjaan dilakukan malam hari pkl 22.00 – menjelang sahur
  24. Kemudian dilanjutkan lg stelah shubuh sampai pukul 9 pagi. Hal ini dkarenakan suhu di siang hari sangat terik, mencapai 45 derajat
  25. Dg adanya RS ini mreka & jg ITB berharap akan ada kerja sama di bidang kesehatan/farmasi. Kedua belah pihak begitu antusias membahasnya
  26. Selain bdg kesehatan/farmasi, mereka berharap ITB jg akan mmbantu di bdg lingkungan sperti instalasi air bersih
  27. Ttg mekanisme bantuan lgsg ke Gaza, saat ini masih mendapat restriksi dr penjajah israel. Solusinya menggunakan jalur kmanusiaan
  28. Misal: menjadi sukarelawan, jurnalis, tim dokter, dan posisi2 lain yg diterima scara internasional
  29. Palestina adalah tanah wakaf umat Islam, sdh menjadi kwajiban kita untuk membantu membebaskannya semampu kita
  30. Deep in my heart I never have any doubt, that Palestine tomorrow will be free, Palestine tomorrow will be free (Maher Zain)

—Teriring doa & salam rindu untuk saudara-saudaraku di Palestina. Semoga Allah memberikanku kesempatan menjejakkan kaki di tanah suci para nabi itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s