Niscaya Perubahan

Aku malu…
pada malam-malam nan tenang
atau pagi yang menjelang
ketika belia mentari mulai menjulang
juga pada hari-hari berbilang
adakah kuambil pelajaran?

Aku malu…
pada senyum nan terkembang
atau lafazh yang tersimpan
kala tengadahnya tangan-tangan
juga pada panggilan terkumandang
bilakah ada perubahan?

Ingin kutuliskan…
dengan pena emas keimanan
pada lembar fana kehidupan
kesyukuran atas kenikmatan
kesabaran atas ujian
demi sebuah cinta dan pertemuan
dalam taman surga keabadian

—sebuah renungan diri

6 thoughts on “Niscaya Perubahan

  1. Berubahkah aku hanya bila ada sesuatu
    Terus aku pulang pada sikap sebelum kuberubah
    Hanya sekedar sesuatu tak berapa lamapun itu
    Jarang kuterendap dalam sikap dimana kuberubah

    Tuhan aku hanya manusia
    Mudah berubah lagi dalam sekejap
    Tuhan aku ingin berubah
    Dan kubertahan dalam perubahanku

    (Edcoustic-Berubah)
    ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s