Selamat Datang Kafilah Perhimak Supercamp

Pertama kali dijalankan tahun 2006, program Perhimak Supercamp akhirnya rutin diadakan setiap tahun menjelang SPMB atau istilah sekarang SNMPTN. Program ini merupakan bentuk kepedulian Perhimak (Perhimpunan Mahasiswa Kebumen) untuk membantu persiapan adik-adik SMA kelas 3 yang berasal dari Kebumen. Tahun 2011 ini, terdata 27 siswa dari berbagai SMA di Kebumen yang mengikuti bimbingan ini. Dengan adanya program Perhimak Supercamp, diharapkan mereka menemukan informasi, inspirasi, dan motivasi secara langsung dari kakak kelas atau teman seperjuangan, untuk bersama-sama menaklukan SNMPTN dan menggapai apa yang diimpikan.

Pembukaan Perhimak Supercamp

Senin, 2 Mei 2011 bertepatan dengan hari pendidikan nasional, acara pembukaan Perhimak Supercamp pun digelar. Bertempat di markas besar Perhimak di Cisitu Tower 37, acara penyambutan kafilah Perhimak Supercamp cukup meriah. Lantai 1 Cisitu Tower tidak mampu menampung peserta dan panitia, sebagian harus rela tak tertangkap kamera karena berdesakan di kamar. Sebagian lagi harus ikhlas berdesakan dengan barang-barang di gudang. Meski begitu, semua tetap ceria terutama saat sesi perkenalan dan kesan pertama dari peserta. Kesan yang sering tertutur dari mereka adalah tentang “megah” dan “mewah”nya dua markas Perhimak: Cisitu Tower dan Sangkuriang Mansion.

Di penghujung acara, dibuka sesi pesan/wejangan/taujih dari sesepuh Perhimak. Presiden Perhimak terpilih menyampaikan pesan pentingnya fokus dalam 1 bulan ini, bersakit-sakit dahulu, dan tinggalkan semua yang beraroma dugem (emang mereka ngerti dugem???). Mantan ketua program Perhimak Supercamp menyampaikan pentingnya menyiapkan rencana/strategi dalam belajar dan bertanya pada pengajar terkait semua yang tak dimengerti. Lain lagi dengan Kepala markas besar (asrama-red) Perhimak yang lebih menitik beratkan pada keseriusan peserta bimbingan dan kemakluman mereka jikalau ada pengajar yang lupa (tidak bisa) menjawab soal. Maklum pengajarnya kan mahasiswa yang tidak luput dari salah dan lupa (apalagi jika mereka masih berkutat dengan mentoknya TA). Salah seorang fast-tracker mengusulkan untuk menikmati proses ini, jangan terlalu stress. “Sesekali lihatlah film Dragon Sakura untuk refreshing”, sambungnya.

Aku pun tak mau ketinggalan memberikan sedikit wejangan. Dengan suara serak dan bergetar (baru kena batuk), dan sedikit maju dari pengapnya gudang, aku memulai dengan sambutan,

“Pertama-tama, aku ingin mengucapkan selamat datang di Asrama Etos”. Terlihat raut bingung di wajah hadirin. Setelah diingatkan kawan sebelah, aku baru tersadar. Oh, iya ini kan asrama Perhimak, kenapa terceletuk Etos. Mohon maklum saudara-saudara, sudah jarang ngomong atas nama Perhimak setelah lengser dari tampuk Presiden 2 tahun lalu. Ditambah lagi, baru pindahan dari Asrama Etos ke kosan pagi tadi. Jadi masih berasa di Asrama Etos🙂 . Oya, mari lanjutkan wejangannya,

“Temen-temen, aku hanya ingin menambahkan sedikit saja, soalnya tadi sudah banyak yang menyampaikan pesan-pesan penting. Bersyukurlah temen-temen bisa hadir di sini, bergabung dengan komunitas Perhimak. Bisa belajar langsung, tanpa dipungut biaya. Kalaupun ada, aku yakin itu hanya untuk administrasi, sangat kecil. Bandingkan dengan sebagian siswa di Bandung! Mereka rela mengeluarkan jutaan rupiah untuk bimbel dan privat sana sini. Untuk itu, syukurilah itu semua dengan belajar yang sungguh-sungguh. Karena sukses hanya milik mereka yang bersungguh-sungguh”

“Oya, jangan lupa juga bahwa dalam suatu kesuksesan ada tangan-tangan yang tak terlihat (invisible hand). Ia yang selalu menengadahkan tangannya, menitikkan air matanya, bahkan rela melakukan apa pun sampai di luar batas mampunya. Ia adalah orang tua kita. Kesuksesan kita tidak terlepas dari doa dan air matanya, yang mungkin tidak pernah terdengar dan terlihat oleh kita. Tapi ia nyata. Untuk itu, berbuat baiklah padanya, agar ia ridha pada kita. Maka Allah pun ridha pada kita. Mintalah doa padanya, meskipun tanpa diminta ia selalu mendoakan kita.”

Itulah ringkasan wejangan, dengan sedikit modifikasi. Akhirnya singkat cerita, acara pun ditutup dengan bacaan hamdalah setelah sebelumnya ada pengumuman pembagian kelompok dan jadwal belajar. Hadirin pun mulai membubarkan diri. Kembali ke markas masing-masing, sebelum esok latihan perang untuk SNMPTN dimulai. Ganbatte!!!

—Selamat datang dan berjuang wahai kafilah pengejar mimpi

2 thoughts on “Selamat Datang Kafilah Perhimak Supercamp

  1. iya, ga nyadar n tanpa rasa berdosa menyambut mereka dg kata2 etos, pantesan muka mereka jadi aneh, saling memandang satu sama lain.
    ternyata ada yg salah dg kata2 sy😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s