Tentang Cinta dan Pilihan

Mumpung masih semangat menulis, posting lagi ah. Seperti yang aku sebutkan di postingan sebelumnya, bahwa ingin rasanya membuat sedikit catatan hasil membaca buku-bukunya kang Salim. Kebetulan, ada sedikit diskusi ringan dengan kawan di dunia buatan Zuckerberg alias Facebook. Semoga ada yang berkenan, jika pun tidak mohon maaf. Tolong dikoreksi jika ada salah kata dan makna…

Nur Ahmadi Qurbul wisaad wa thuulus siwaad..

Roel Ferdiansyah ARTINYA???

Nur Ahmadi witing tresna jalaran saka kulina

Nur Ahmadi di-like, emang tahu artinya?😀

Roel FerdiansyahNur Ahmadi hahaha emang saya gak tau artinya…org sayah mah tidak ngarti bro b.jawi…hehe

Roel Ferdiansyah lamun kaos kitu mah naon geh eta artina??

Roel FerdiansyahNur Ahmadi hahaha keluar dah b.sunda banten nya….hahaha

Nur Ahmadi eta basa nyampur2 kaya gado2 aja. intinya mah cinta karena biasa😀

Roel Ferdiansyah owh, hahaha ya maklum aja lah org saya nya jg campuran…haha owh, i see lah…haha gmn persiapannya bro buat s2, lancar?

Muhammad Tamrin Humaedi artinya nur?

Nur Ahmadi

@roel: blum banyak persiapan bro, masih sibuk mroyek…
@tammie: intinya bahwa cinta tumbuh karena terbiasa. selalu ada pilihan dalam hidup, seperti menikahi orang yg kita cintai atau mencintai orang yg kita nikahi. yang pertama itu kemungkinan, sedangkan yg kedua itu kewajiban. sebagian besar memilih cinta untuk menumbuhkan komitmen, sedangkan sebagian kecil memilih komitmen untuk menumbuhkan cinta. yang kedua terasa berat, tapi justru berujung indah…silakan memilih kawan🙂

Muhammad Tamrin Humaedi masih bingung nur, kalo sunnah nya gimana?

Nur Ahmadi

seandainya pilihan kita selalu bertemu dengan takdir-Nya, pastilah kita semua akan memilih opsi pertama: menikahi orang yg dicintai. Tapi Dia lah yg lebih tahu skenario terindah untuk kita. Jadi, jika opsi pertama tidak bersimpul pada harapan kita, kita harus menerima opsi yg kedua: mencintai orang yg kita nikahi. Seperti pepatah arab dan jawa di atas, yakinlah cinta itu pasti akan tumbuh dengan sendirinya atau diupayakan seiring dg kebersamaan dan interaksi kita dengannya. Jadi jangan terpaku hanya pada opsi pertama…

Nur Ahmadi Pilihan kita selanjutnya adalah “berani mengambil kesempatan atau persilakan orang lain duluan”. Ini tidak hanya berlaku pada lelaki tapi juga wanita. Mau meniti jalan-jalan Khadijah kpada Rasulullah, Aishah kepada Fachri, atau menjejak langkah-langkah Ali kpada Fatimah, Azzam kepada Ana…silakan memilih kawan🙂

Muhammad Tamrin Humaedi Ok, berarti pilihan pertama adalah pilihan primer, sedangkan pilihan kedua adalah sekunder. begitu maksudnya?

Nur Ahmadi Dalam tataran teori, idealnya memang demikian adanya. Tapi pada praktiknya ada juga orang-orang yg yakin dgn pilihan kedua. Mereka tidak terlalu peduli siapa orangnya, tapi lebih ke sifat dan visi orannya. Selama hal itu terpenuhi, mereka akan berkomitmen bersama menumbuhkan bunga-bunga cinta…

 

17 thoughts on “Tentang Cinta dan Pilihan

  1. wah sepertinya ada yang lagi jatuh cinta nih? hik hik..
    jatuh cinta pada saat yang ‘tepat’ dan ‘benar’ akan menggiring pada kebahagiaan yang didasarkan pada cinta-Nya.
    yang jelas jangan lupa undangannya saja ^_^.

  2. wuoooo,, nek jodo, pancene one and only jeh, tenan ra pas karo sing liyo, hehe.. wis wis jeh, konkrit ae, tak enteni undangane yoo..

    hohoo,, ada aje, piye kabare jee.. eh dapet salam dari mas andre (lho, malah nggosip)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s