Wisata Kuliner: Sop Buntut Dahapati

Alhamdulillah, akhirnya agenda Wisata Kuliner yang sudah cukup lama terhenti, bisa dimulai lagi. Kali ini rombongan WiKulers (PAU+VS+Xirka) berkesempatan menyambangi sop buntut Dahapati, yang letaknya persis di depan SPBU Cipaganti. Seperti biasa Kami beranjak dari PAU selepas maghrib. Tidak butuh waktu lama untuk bisa sampai ke lokasi tujuan, kurang dari 10 menit menggunakan motor.

Aku baru tahu kalau jadwal WiKul sore ini. Belum sempet persiapan apa-apa. Jaket ga bawa, helm juga ga ada, di dompet hanya tersisa beberapa lembar ribuan. Lengkaplah sudah ketidaksiapanku. Namun, karena dihantui rasa penasaran dan keinginan untuk refreshing pasca sidang, gerimis pun tak menjadi halangan. Kebetulan ada jaket HME nganggur di Lab (*sebenernya mungkin mau dipake sama yang punya, cuma keburu aku pinjem), lumayan bisa mengurangi dinginnya malam berteteskan hujan. Tanpa helm, sepertinya ga masalah. Berangkattt!!!

courtesy makanyuk.worpress.com

Tanpa uang? Ini baru masalah. Di perjalanan, mampir dulu ke warung BNI, ngampil ngambil beberapa lembar kertas biru. Dan perjalanan pun berelanjut. Tidak lama setelah itu, sampailah di tempat yang dituju. Di sana sudah ada 3 perwakilan WiKulers cabang Xirka. Tanpa pikir panjang, masuk, duduk, dan inspeksi harga. Bagiku yang masih mahasiswa ini (belum diwisuda soalnya :D), harga masih no 1. Meskipun enaknya ga ketulungan, kalau harganya ga kejangkau, ya mending yang rasanya biasa aja tapi murah. Begitu lihat daftar harga, alamakkk, mahal kali.

Daftar harga

Apa mau pesen ayam goreng aja ya yang cukup murah? Tapi masa sih jauh-jauh (*ga jauh juga sih) ke sop buntut dahapati, malah mesennya ayam goreng. Kalau kaya gitu mah mending ke belakang PAU aja. Ternyata ini ga cuma dirasakan olehku, temen sebelahku juga sama. Akhirnya munculah ide brilian, “gimana kalau kita patungan aja?”. Yap, kami pun ridho dengan ide cemerlang ini.

Daftar pesenan kami: sop buntut goreng (1), nasi putih (2), rempeyek (1), kerupuk (1), ati ayam (1), hot tea (1), susu kotak (1). Ternyata tidak lama kami harus menunggu. Sekarang sudah terhidang semua yang kami pesan. Bismillah, cicipin dulu ah. Hmmm….maknyussss. Mantap, ternyata harga emang ga pernah boong. Dagingnya, bumbunya, meresap di lidah. Cita rasa khas kolonial (kata Pak Bondan). Emang enak sih, wajar aja banyak yang dateng dan harganya mahal. Salah satu poster di dinding bertuliskan “Sop Buntut Dahapati, Citarasa Koloniala Mak Nyuuss” dari Pak Bondan yang merupakan potongan berita di detikfood.

Sop buntut goreng dahapati (flickr.com)

Sekian dulu reportase Wisata Kuliner kali ini, jumpa lagi bulan depan di tempat yang berbeda, dengan menu yang berbeda pula😀

4 thoughts on “Wisata Kuliner: Sop Buntut Dahapati

  1. ayo cobain🙂
    ini alamatnya:
    Jl Cipaganti No.146
    Bandung, Jawa Barat
    (022) 2042751

    Pokoknya pas di seberang pom bensin jalan cipaganti, yang ada perempatan itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s