Petra, Misteri Kota Berdinding Batu

Kota-kota tua pewaris peradaban dunia memang memiliki daya tarik yang luar biasa. Ingin sekali rasanya bisa menapakkan kaki langsung di tanah bersejarah itu. Menjadi salah satu mimpiku bisa menjejakkan langkah di Hijaz, Yatsrib, Jerussalem, Gaza, Damaskus, Alexandria, Konstantinopel, Jerash, Baku, Samarkand, Bukhara, Isfahan, Sana’a, Petra, Memphis, Roma, Petersburgh, Baghdad, Tripoli, Athens, Lisbon,  dll. Berikut ini ada profil tentang salah satu kota warisan peradaban masa lalu yang dicuplik dari sini.

Kota Petra sempat hilang dari peradaban manusia selama 500 tahun, tepatnya sejak berakhir perang salib pada abad ke-12 M.

Berjarak sekitar 3-5 jam perjalanan dari Kota Amman, Yordania, terdapat sebuah situs bersejarah. Bahkan, pada 2007 situs tersebut menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia. Peninggalan bersejarah yang begitu indah dan menakjubkan itu bernama Kota Petra. Petra dalam bahasa Yunani berarti batu. Sedangkan, orang Arab menyebutnya alBitra. Situs arkeologi itu terletak di sebuah dataran rendah yang diapit oleh gununggunung yang membentuk sayap. Sejarah Kota Petra pun tercantum dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Hadis tersebut memang tak menjelaskan secara langsung Kota Petra. Namun, yang disebut adalah bangsa Arab kuno bernama Anbath Asy-Syam. Menurut kitab Al-Qamus al-Islami, Kota Petra yang indah dan menakjubkan merupakan peninggalan Anbath AsySyam–yakni bangsa Arab kuno yang tinggal di antara Semenanjung Sinai dan Harun. Continue reading “Petra, Misteri Kota Berdinding Batu”