Creating Verification Environment Using Shell Scripting

Hari ini aku mendapat tugas untuk membuat verification environment menggunakan shell scripting linux. Apaan tuh shell scripting??? Kata itu merupakan kata baru bagiku (meskipun pernah dengar sebelumnya). Karena ini merupakan kewajiban, aku harus mengerjakan dengan sebaik-baiknya. Langkah pertama, adalah mencari referensi. Kalau sudah ada kata “mencari”, tiada kata lagi selain “google”. Sekarang ini internet (yang biasanya diawali lewat searching di google) merupakan guru yang sangat luar biasa. Segala hal yang kita cari ada di sana terlepas dari benar atau salah.

Dan akhirnya aku dapatkan beberapa referensi diantaranya buku Linux Shell Scripting Tutorial-A Beginner’s Handbook. Dari buku ini aku mulai sedikit memahami apa itu kernel, shell, bagaimana menulis shell script, struktur bahasa shell, fungsi, dll. Walaupun begitu aku masih belum bisa membuat dynamic verification environment including coverage metric. Untuk yang static, sudah berhasil dibuat dengan memanfaatkan contoh yang sudah ada sebelumnya. Karena dalam verifikasi ini digunakan tool modelsim, aku juga harus mengerti bagaimana mengaksesnya via console dan mengerti DO file.

Yang jelas, shell scripting layaknya bahasa pemrograman yang lain. Hanya sintaksnya yang berbeda dan karena console based, jadi harus terbiasa dengan command-command yang ada di linux. Berhubung aku termasuk pemula di dunia linux, jadi untuk command-command tersebut belum terbiasa. Mudah-mudahan hari ini tugas tersebut bisa terselesaikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s