<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Lukisan Pena</title>
	<atom:link href="http://arun1st.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arun1st.wordpress.com</link>
	<description>Mencoba untuk berbagi....</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 10:43:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='arun1st.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Lukisan Pena</title>
		<link>http://arun1st.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://arun1st.wordpress.com/osd.xml" title="Lukisan Pena" />
	<atom:link rel='hub' href='http://arun1st.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Serial Cinta Anis Matta</title>
		<link>http://arun1st.wordpress.com/2012/01/29/serial-cinta-anis-matta/</link>
		<comments>http://arun1st.wordpress.com/2012/01/29/serial-cinta-anis-matta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 03:59:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arun1st</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Matta]]></category>
		<category><![CDATA[Bersama Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Serial Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arun1st.wordpress.com/?p=1058</guid>
		<description><![CDATA[Seperti angin membadai&#8230; kau tak melihatnya, tapi merasakannya. Begitulah cinta, ia ditakdirkan menjadi kata tanpa benda. Seperti banjir menderas, kau tak kuasa mencegahnya dan hanya bisa ternganga saat ia menjamah seluruh permukaan bumi. Demikianlah cinta. Cinta ditakdirkan menjadi makna paling santun yang menyimpan kekuatan besar. Tak terlihat, hanya terasa. Tapi dahsyat. Cinta seperti api yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1058&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti angin membadai&#8230; kau tak melihatnya, tapi merasakannya. Begitulah cinta, ia ditakdirkan menjadi kata tanpa benda. Seperti banjir menderas, kau tak kuasa mencegahnya dan hanya bisa ternganga saat ia menjamah seluruh permukaan bumi. Demikianlah cinta.</p>
<p>Cinta ditakdirkan menjadi makna paling santun yang menyimpan kekuatan besar. Tak terlihat, hanya terasa. Tapi dahsyat.</p>
<p>Cinta seperti api yang menyala-nyala. Kau tak kuat melawannya. Hanya bisa menari saat ia mengunggun. Seperti itulah cinta&#8230;</p>
<p>Cinta adalah kata tanpa benda. Mutiara bagi ribuan makna. Wakil dari sebuah kekuatan tak terkira. Tapi ia jelas, sejelas matahari.</p>
<p>Cinta adalah lukisan abadi dalam kanvas kesadaran manusia. Lukisan. Bukan definisi. Ia disentuh sebagai sebuah situasi manusiawi&#8230;</p>
<p>Cinta merajut semua emosi manusia&#8230; begitu agung tapi juga terlalu rumit&#8230; begitulah cinta. Cinta adalah makna kebenaran dalam penciptaan&#8230;Cinta tidak tumbuh dalam hati yang dipenuhi keangkuhan, angkara murka dan dendam&#8230;</p>
<p>Iman itu laut, cintalah ombaknya&#8230; Iman itu api, cintalah panasnya&#8230; Iman itu angin, cintalah badainya&#8230;</p>
<p>Cinta itu memanusiakan manusia dan mendorong kita memperlakukan manusia dengan etika kemanusiaan&#8230;</p>
<p>Cinta adalah kegilaan jiwa. Saat ia merasuki jiwa, energimu jadi berlipat, mendidih bak kawah yang siap meledak dan membakar sekelilingnya.</p>
<p>Cinta adalah kekuatan perubahan yang dahsyat. Selalu berusaha memahami dan menghidupkan. Membuat manusia lebih peka dan saling menghargai. Tidak seperti kekerasan, cinta justru butuh kesabaran dan usaha dari dalam. Lebih dari sekedar kekuatan fisik.</p>
<p>Kekuatan cinta mampu membelah badan bulan. Mampu memecahkan tengkorak tanpa pukulan, bahkan menghancurkn tentara Fir&#8217;aun tanpa pertempuran.</p>
<p>Saat kamu berperang di bawah bendera kebenaran, cinta mengendalikan motif dan caramu berperang. Meski tetap ada kekerasn dan darah, cinta membuat perang menjadi agung, etis dan manusiawi. Maka mereka yangg tak terlibat dalam perang tak boleh dijadikan korban.</p>
<p>Saat cinta lenyap dari kehidupn, maka tak ada lagi kedermawan kolektif yang membuat kita mau berbagi. Yang tersisa hanyalah keserakahan. Keserakahan di sisi lain akan menimbulkan kemiskinan. Kemiskinan akan mengubah orang menjadi pendendam dan mencari kambing hitam.</p>
<p>Hanya cinta yang mampu merekatkan dan mengubah dendam dan keserakahan&#8230; Karena hakikat cinta adalah memberi dan berbagi&#8230; Cinta jugalah yang mampu mengubah dunia menjadi sepenggal firdaus&#8230;</p>
<p>Arafah, inilah potret negeri cinta. Seluruh jiwa menyatu dalam lukisan yang rumit: disatukan oleh kekuatan cinta yang lahir karena kekuatan iman. Arafah adalah potret negeri cinta. Saat pasukan cinta datang membebaskan jiwa-jiwa manusia dari belenggu yang membatasi hidupnya dari sekat tanah dan etnis.</p>
<p>Arafah adalah potret negeri cinta. Saat celupan cinta jiwa-jiwa muncul dalam kesamaan-kesamaan yang baru. Keramahan yang tulus, kerendahan hati yang natural. Arafah adalah potret negeri cinta&#8230; Negeri yang menunjukkan bahwa batasan negeri kita adalah ruang hati kita. Seluas apa ruang hati kita dapat menampung orang lain dengan cinta, seluas itulah negeri yang kita huni. Arafah adalah potret negeri cinta yang menunjukkan selama apa cinta dapat bertahan dalam hati kita, selama itulah umur negeri kita.</p>
<p>Cinta selalu mampu menjalin setiap jiwa dalam kelembutan yang menyamankan. Cinta juga selalu mampu menampung semua bentuk perbedaan.</p>
<p>Cinta juga melahirkan pertanggungjawaban pada stiap mereka yang selalu bertanya mampukah mempertanggungjawabkan sikapnya di depan Sang Khalik. Cinta juga melahirkan kelembutan. Seperti sapu lidi yang direkatkan oleh cinta untuk membersihkan kehidupan. Tapi ikatan cinta mengatur irama para pencintanya dalam keserasian yang indah. Itulah sebabnya mereka kuat. Juga nyaman dan abadi.</p>
<p>Taman hati ialah taman hidup. Meski sempit ruangnya, tapi cinta mampu membuatnya menjadi lapang. Cinta membuatnya nyaman dihuni. Kenyamanan itulah rahasia jiwa yang diciptakan cinta. Ia bisa membuat kita bertahan memikul beban, melampaui gelombang peristiwa dan tetap merasa damai.</p>
<p>Cinta menciptakan kenyamanan yang menyerap semua emosi negatif; masuk dalam serat jiwa melalui himpitan peristiwa kehidupan. Cinta juga mampu mengobati segala luka. Semua luka emosi yang kita alami sepanjang hidup hanya mngkin dirawat di sana, dalam rumah cinta.</p>
<p>Dalam rumah cinta kita menemukan sistem perlindungan emosi yang ampuh. Karena hakikat cinta itu sesungguhnya hanya satu: memberi. Cinta dan memberi itu seperti pohon, mulanya ia menyerap matahari dan air. Kemudian mengeluarkan semua kebajikan yang ada dalam dirinya.</p>
<p>Cinta mengajarkan kita memperoleh hak-hak kita dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban kita pada orang lain. Karena itulah cinta saling menggenapi dan mempertemukan dua kutub jiwa.</p>
<p>Di alam jiwa, sayap cinta sesungguhnya tak pernah patah. Kasihnya pasti akan selalu sampai. Karena bila ada cinta di hati yang satu, pasti ada cinta di hati yang lain. Seperti satu tangan yang takkan bisa bertepuk tanpa tangan yang lain</p>
<p>Ketika kasih tak sampai, atau uluran cinta tertolak, sesungguhnya yang terjadi hanyalah kesempatan memberi yang lewat. Karena selama kita memiliki cinta&#8230; kita akan selalu memiliki sesuatu yang kita berikan pada yang lain. Sesungguhnya kita menderita bukan karena kita mencintai. Tapi karena kita menggantungkan sumber kebahagiaan kita pada orag lain yang tidak mencintai kita.</p>
<p>Jalan para nabi kita adalah jalan cinta. Kita adalah anak-anak cinta. Dan cinta adalah ibu kita. Jalan cinta selalu melahirkan perubahan besar dengan cara yang sangat sederhana. Karena ia menjangkau pangkal hati secara langsung.</p>
<p>Cinta adalah kutub jiwa yang berlawanan dengan tirani; ia lahir dari respek dan penghargaan kepada manusia. Saat kekuasaan mendapatkan sentuhan cinta,wajahnya berubah: gurat-gurat kekejaman segera berganti menjadi garis-garis kerentaan dari penguasa yang melayani.</p>
<p>Hanya dalam genggaman cinta kekuasaan berubah jadi alat untuk melindungi, melayani dan menyejahterakan rakyatnya. Dengan energi cinta sang penguasa bukan lagi kuda liar yang setiap saat bisa melompat dari kandang dengan energi kekuasaan&#8230;</p>
<p>Sang penguasa dalam genggaman cinta adalah mata air kebajikan yang pada satu saat bertemu dengan hujan deras kekuasaan, maka jadilah ia banjir; kebajikan melimpah ruah dalam muara masyarakat manusia. Demikianlah energi cinta memberi dan melayani.</p>
<p>Sebaik-baik pmimpin adalah yang kalian cintai dan ia mencintai kalian. Seburuk-buruknya pemimpin kalian adalah yang kalian benci dan ia membencimu.</p>
<p>Cinta adalah kata yang mewakili seperangkat kepribadian yang utuh: gagasan, emosi dan tindakan. Tapi kebanyakan orang seringkali hanya mengambil bagian tengah dari cinta: emosi. Dalam kehidupan mereka, cinta adalah gumpalan perasaan yang romantis dan indah. Mereka bahkan menderita untuk menikmati romantika cinta. Itulah karenanya kehidupan mereka tidak berkembang&#8230;</p>
<p>Cinta adalah sebuah totalitas. Di sana gagasan, emosi dan tindakan menjdi kesatuan yang utuh dan bekerja bersama demi kebahagiaan orang-orang yang kita cintai. Orang-orang dengan kepribadian yang lemah dan lembek tidak dapat mencintai dengan kuat. Para pencinta sejati selalu datang dari orang-orang dengan kepribadian yang kuat.</p>
<p>Cinta itu indah. Bekerja dalam ruang kehidupan yang luas. Inti pekerjaannya adalah memberi, pada orang-orang yang kita cintai untuk tumbuh menjadi lebih baik. Para pencinta sejati hanya mengenal satu pekerjaan besar dalam hidup mereka: memberi. Terus menerus memberi&#8230; begitulah cinta. Menerima? Itu mungkin dan bisa jadi pasti! Tapi itu hanya efek. Seperti cermin kebajikan yang memantulkan kebajikan yang sama.</p>
<p>Pencinta sejati menjadikan dirinya seperti air dan matahari. Ia membuat orang lain tumbuh dan berkembang dengan siraman air dan sinar cahayanya.</p>
<p>Para pecinta sejati tak suka berjanji. Tapi begitu mereka memutuskan mencintai seseorang, mereka segera membuat rencana memberi.</p>
<p>Para pecinta sejati tak suka berjanji. Karena janji menerbitkan harapan. Tapi pemberian melahirkan kepercayaan. Berbeda dengan janji, rencana memberi yang terus terealisasi menciptakan ketergantungan. Ketergantungan yang menghidupkan..</p>
<p>Cinta adalah cerita tentang seni menghidupkan hidup. Mereka menciptakan kehidupan bagi orang-orang untuk hidup. Meski kehidupan yang mereka bangun sering tidak disadari oleh orang-orang yang menikmatinya.</p>
<p>Hadirnya cinta sejati akan sangat terasa begitu ia pergi. Saat itu ada kehilangan menyayat hati. Ada ruang besar kehidupan yang tak berpenghuni.</p>
<p>Saat seseorang kehilangan cinta sejati, maka di langit hatinya akan ada mendung pekat yang bisa menurunkan hujan air mata yang amat deras.</p>
<p>Intinya cinta adalah memberi, pemberian pertama seorang pencinta sejati adalah perhatian. Perhatian yang lahir dari lubuk hati paling dalam.</p>
<p>Perhatian adalah pemberian jiwa: sebuah kondisi dimana kamu keluar dari dirimu menuju pada orang lain yang kamu cintai..</p>
<p>Kekuatan para pencinta sejati adalah bahwa mereka pemerhati yang serius. Mereka memperhatikan orang yang mereka cintai secara intens dan menyeluruh.</p>
<p>Perhatian: itulah rahasia agung dari cinta. Saat ia hilang, jiwa orang yang dicintai tersiksa, mungkin ia tak mengatakan, tapi ia merasakan.</p>
<p>Pekerjaan kedua bagi para pecinta sejati setelah memperhatikan, adalah menumbuhkan. Menumbuhkan sang kekasih untuk menjadi lebih baik dan berkembang. Inilah cintanya cinta.</p>
<p>Pertumbuhanlah yang membedakan cinta yang matang dengan cinta seorang melankolik. Penumbuhan memberikan sentuhan edukasi pada hubungn cinta.</p>
<p>Sukses pecinta sejati adalah seperti sukses cinta seorang guru pada muridnya. Saat nafas cintanya meniup kuncup pun mekar menjadi bunga.</p>
<p><em>&#8212;<a href="https://twitter.com/#!/anismatta">Anis Matta</a> dalam <a href="http://www.bersamadakwah.com/">Bersama Dakwah</a></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arun1st.wordpress.com/1058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arun1st.wordpress.com/1058/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arun1st.wordpress.com/1058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arun1st.wordpress.com/1058/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arun1st.wordpress.com/1058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arun1st.wordpress.com/1058/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arun1st.wordpress.com/1058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arun1st.wordpress.com/1058/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arun1st.wordpress.com/1058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arun1st.wordpress.com/1058/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arun1st.wordpress.com/1058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arun1st.wordpress.com/1058/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arun1st.wordpress.com/1058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arun1st.wordpress.com/1058/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1058&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arun1st.wordpress.com/2012/01/29/serial-cinta-anis-matta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f137d903f74cb9610a426761b729ae0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arun1st</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara Khawatir dan Sedih</title>
		<link>http://arun1st.wordpress.com/2012/01/29/antara-khawatir-dan-sedih-2/</link>
		<comments>http://arun1st.wordpress.com/2012/01/29/antara-khawatir-dan-sedih-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 01:07:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arun1st</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Khawatir]]></category>
		<category><![CDATA[Nouman Ali Khan]]></category>
		<category><![CDATA[Sedih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arun1st.wordpress.com/?p=1054</guid>
		<description><![CDATA[Khawatir dan sedih adalah dua dari sekian banyak gejolak rasa yang ada dalam jiwa-jiwa manusia.  Sering kali ia menghampiri kita, meski kita tak pernah mengharapnya. Ia adalah fitrah, yang selalu timbul dan tenggelam bersamaan dengan gerak riak kehidupan. Dan Al-Quran, sebagai sebaik-baik petunjuk, sudah lah tentu memiliki bahasan tentang dua rasa itu. Mari kita simak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1054&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Khawatir dan sedih adalah dua dari sekian banyak gejolak rasa yang ada dalam jiwa-jiwa manusia.  Sering kali ia menghampiri kita, meski kita tak pernah mengharapnya. Ia adalah fitrah, yang selalu timbul dan tenggelam bersamaan dengan gerak riak kehidupan. Dan Al-Quran, sebagai sebaik-baik petunjuk, sudah lah tentu memiliki bahasan tentang dua rasa itu. Mari kita simak bersama&#8230;</p>
<p>Syaikh Nouman Ali Khan saat membahas tafsir surat Al-Baqarah ayat 38 mendefinisikan khawatir sebagai sebuah rasa yang muncul karena persepsi kita akan masa depan atau sesuatu yang belum terjadi. Sedangkan sedih adalah sebuah rasa yang timbul tersebab persepsi kita akan masa lalu atau sesuatu yang telah terjadi. Misalnya, saat kita sebagai pelajar, pada umumnya merasa khawatir ketika menjelang ujian, dan sering kali merasa sedih setelah ujian. Tergantung seberapa serius persiapan kita sebelumnya (dan juga faktor keberuntungan kali ya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<p><a href="http://arun1st.files.wordpress.com/2012/01/al-quran.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1055" title="Al-Quran" src="http://arun1st.files.wordpress.com/2012/01/al-quran.jpg?w=300&#038;h=184" alt="" width="300" height="184" /></a></p>
<p>Di dalam Al-Quran, kata khawatir (خَوْف) muncul sebanyak 124 kali dalam 7 bentuk kata yang berbeda. Sedangkan kata sedih (حَزَن) berulang 43 kali dalam 3 bentuk kata yang berbeda. Dari sejumlah bilangan tersebut, ada 12 kali pengulangan yang menyajikan kata khawatir dan sedih dalam redaksi yang beriringan.</p>
<p>وَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ</p>
<p><em>“</em><em>Tidak ada kehawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati</em><em>”</em></p>
<p>Potongan ayat ini, didahului oleh banyak redaksi yang intinya sama, yakni barang siapa benar-benar mengikuti petunjuk Allah, maka tidak ada kehawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Dan berlaku sebaliknya, barang siapa yang tidak mau menuruti perintah-Nya, maka pasti lah ada kekhawatiran atas mereka, dan mereka pun akan bersedih hati.</p>
<p>Ada beberapa hal yang sangat menarik dari pilihan katanya. Allah Maha Mengetahui bahwa khawatir adalah fitrah perasaan manusia yang pasti selalu ada meski kadarnya bisa saja kecil. Melanjutkan contoh sebelumnya, walaupun kita sudah belajar dengan sungguh-sungguh menjelang ujian, tetap saja sempat terbetik rasa khawatir bagaimana soal yang nanti diujikan, akankah sesuai dengan yang kita pelajari, dan berbagai pertanyaan lain yang bermunculan. Apalagi seandainya kita tidak belajar sama sekali, maka kekhawatiran itu pun semakin menjadi-jadi.</p>
<p>Dalam hal ini, Allah menggunakan redaksi <em>kha</em><em>u</em><em>f</em> (خَوْفٌ) yang merupakan bentuk kata benda. Kata benda seperti yang kita ketahui, bermakna permanen, tidak bergantung pada waktu. Allah tidak menggunakan pilihan kata kerja <em>yakhafuna</em> (seperti halnya pada kata sedih: <em>yahzanuna</em>). Kemudian, penggunaan harakat <em>tanwin</em> pada akhir kata لا خَوْفٌ menyebabkan frasa tersebut bermakna tidak mutlak, karena pada dasarnya kekhawatiran adalah fitrah manusia. Dengan redaksi tersebut Allah masih menjaga fitrah manusia, bahwa masih ada sedikit kemungkinan timbulnya kekhawatiran. Adalah berbeda jika penggunaan harakat akhirnya <em>fathah</em>, seperti pada ayat ke-2 surat Al-Baqarahلاَ رَيْبَ  yang akan bermakna absolut (bahwa Al-Quran mutlak tidak ada keraguan di dalamnya).</p>
<p>Untuk itu, pemaknaan yang lebih tepat untuk لا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ adalah tidak ada bahaya atas mereka. Karena bisa jadi orang tidak merasa khawatir/takut, padahal ada bahaya di dalamnya. Contohnya, anak kecil yang bermain dengan ular. Bisa jadi ia tidak merasakan ketakutan/kekhawatiran, tapi di dalamnya ada bahaya yang mengancam. Karena itu, pemaknaan ayat di atas menjadi jika kita benar-benar mengikuti petunjuk Allah, maka sama sekali tidak ada bahaya terhadap kita (walaupun seandainya kita merasakan sedikit kekhawatiran).</p>
<p>Lalu, bagaimana dengan penggunaan kata sedih? Allah menggunakan redaksi sedih dengan kata kerja bersedih hati (يَحْزَنُونَ). Kata kerja, seperti yang sudah diketahui umum, tidak bermakna permanen atau bergantung pada waktu. Sebagai umpama: telah bersedih, sedang bersedih, atau akan bersedih. Hal ini menyiratkan pesan bahwa dalam hidup ini, terlepas dari seberat apapun cobaan yang menghadang kita, bersedih hanya bersifat sementara. Ia adalah pilihan, dan bukan sesuatu yang mutlak. Kita bersedih itu karena kita selalu mengingat-ingat kejadian yang membuat kita sedih. Jika saja kita mencoba untuk melupakannya dan segera bangkit menyongsong masa depan, maka kesedihan pun akan menghilang. Jadi, tidak ada alasan untuk larut dalam kesedihan.</p>
<p><em>“…M</em><em>aka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati</em><em>” (QS 2:38)</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arun1st.wordpress.com/1054/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arun1st.wordpress.com/1054/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arun1st.wordpress.com/1054/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arun1st.wordpress.com/1054/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arun1st.wordpress.com/1054/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arun1st.wordpress.com/1054/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arun1st.wordpress.com/1054/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arun1st.wordpress.com/1054/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arun1st.wordpress.com/1054/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arun1st.wordpress.com/1054/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arun1st.wordpress.com/1054/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arun1st.wordpress.com/1054/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arun1st.wordpress.com/1054/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arun1st.wordpress.com/1054/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1054&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arun1st.wordpress.com/2012/01/29/antara-khawatir-dan-sedih-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f137d903f74cb9610a426761b729ae0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arun1st</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arun1st.files.wordpress.com/2012/01/al-quran.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Al-Quran</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>We Teach Life, Sir!!!</title>
		<link>http://arun1st.wordpress.com/2012/01/26/we-teach-life-sir/</link>
		<comments>http://arun1st.wordpress.com/2012/01/26/we-teach-life-sir/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 03:10:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arun1st</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Palestine]]></category>
		<category><![CDATA[Peace]]></category>
		<category><![CDATA[Rafeef Ziadah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arun1st.wordpress.com/?p=1047</guid>
		<description><![CDATA[Today, my body was a TV’d massacre. Today, my body was a TV’d massacre that had to fit into sound-bites and word limits. Today, my body was a TV’d massacre that had to fit into sound-bites and word limits filled enough with statistics to counter measured response. And I perfected my English and I learned [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1047&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><iframe width="450" height="253" src="http://www.youtube.com/embed/aKucPh9xHtM?fs=1&#038;feature=oembed" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Today, my body was a TV’d massacre.<br />
Today, my body was a TV’d massacre that had to fit into sound-bites and word limits.<br />
Today, my body was a TV’d massacre that had to fit into sound-bites and word limits filled enough with statistics to counter measured response.<br />
And I perfected my English and I learned my UN resolutions.<br />
But still, he asked me, Ms. Ziadah, don’t you think that everything would be resolved if you would just stop teaching so much hatred to your children?</p>
<p>Pause.</p>
<p>I look inside of me for strength to be patient but patience is not at the tip of my tongue as the bombs drop over Gaza.<br />
Patience has just escaped me.</p>
<p>Pause. Smile.</p>
<p>We teach life, sir.<br />
Rafeef, remember to smile.</p>
<p>Pause.</p>
<p>We teach life, sir.<br />
We Palestinians teach life after they have occupied the last sky.<br />
We teach life after they have built their settlements and apartheid walls, after the last skies.</p>
<p>We teach life, sir.<br />
But today, my body was a TV’d massacre made to fit into sound-bites and word limits.<br />
And just give us a story, a human story.</p>
<p>You see, this is not political.<br />
We just want to tell people about you and your people so give us a human story.<br />
Don’t mention that word “apartheid” and “occupation”.<br />
This is not political.<br />
You have to help me as a journalist to help you tell your story which is not a political story.</p>
<p>Today, my body was a TV’d massacre.<br />
How about you give us a story of a woman in Gaza who needs medication?<br />
How about you?<br />
Do you have enough bone-broken limbs to cover the sun?<br />
Hand me over your dead and give me the list of their names in one thousand two hundred word limits.</p>
<p>Today, my body was a TV’d massacre that had to fit into sound-bites and word limits and move those that are desensitized to terrorist blood.<br />
But they felt sorry.<br />
They felt sorry for the cattle over Gaza.<br />
So, I give them UN resolutions and statistics and we condemn and we deplore and we reject.<br />
And these are not two equal sides: occupier and occupied.<br />
And a hundred dead, two hundred dead, and a thousand dead.<br />
And between that, war crime and massacre, I vent out words and smile “not exotic”, “not terrorist”.<br />
And I recount, I recount a hundred dead, a thousand dead.</p>
<p>Is anyone out there?<br />
Will anyone listen?<br />
I wish I could wail over their bodies.<br />
I wish I could just run barefoot in every refugee camp and hold every child, cover their ears so they wouldn’t have to hear the sound of bombing for the rest of their life the way I do.</p>
<p>Today, my body was a TV’d massacre<br />
And let me just tell you, there’s nothing your UN resolutions have ever done about this.<br />
And no sound-bite, no sound-bite I come up with, no matter how good my English gets, no sound-bite, no sound-bite, no sound-bite, no sound-bite will bring them back to life.<br />
No sound-bite will fix this.</p>
<p>We teach life, sir.<br />
We teach life, sir.<br />
We Palestinians wake up every morning to teach the rest of the world life, sir.</p>
<p>&#8212;Rafeef Ziadah &#8211; &#8216;We Teach Life, Sir&#8217;, London, 12.11.11</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arun1st.wordpress.com/1047/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arun1st.wordpress.com/1047/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arun1st.wordpress.com/1047/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arun1st.wordpress.com/1047/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arun1st.wordpress.com/1047/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arun1st.wordpress.com/1047/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arun1st.wordpress.com/1047/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arun1st.wordpress.com/1047/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arun1st.wordpress.com/1047/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arun1st.wordpress.com/1047/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arun1st.wordpress.com/1047/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arun1st.wordpress.com/1047/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arun1st.wordpress.com/1047/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arun1st.wordpress.com/1047/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1047&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arun1st.wordpress.com/2012/01/26/we-teach-life-sir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f137d903f74cb9610a426761b729ae0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arun1st</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebait Cinta Untuk Orang Tua</title>
		<link>http://arun1st.wordpress.com/2012/01/04/sebait-cinta-untuk-orang-tua/</link>
		<comments>http://arun1st.wordpress.com/2012/01/04/sebait-cinta-untuk-orang-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 01:42:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arun1st</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Penghapus]]></category>
		<category><![CDATA[Pensil]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arun1st.wordpress.com/?p=1037</guid>
		<description><![CDATA[Pensil: “Maafkan aku!” Penghapus: “Maaf untuk apa? Kau kan tak melakukan kesalahan apa pun.” Pensil: “Untuk setiap gores luka yang kau rasa karena aku. Setiap kali aku membuat kesalahan, kau selalu ada untuk menghapusnya. Namun, setiap kali salah itu terhapus, kau kehilangan sebagian dari tubuhmu. Kau menjadi kecil dan semakin kecil karenanya.” Penghapus: “Ya, memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1037&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pensil</strong>: <em>“Maafkan aku!”</em></p>
<p><strong>Penghapus</strong>: <em>“Maaf untuk apa? Kau kan tak melakukan kesalahan apa pun.”</em></p>
<p><strong>Pensil</strong>: <em>“Untuk setiap gores luka yang kau rasa karena aku. Setiap kali aku membuat kesalahan, kau selalu ada untuk menghapusnya. Namun, setiap kali salah itu terhapus, kau kehilangan sebagian dari tubuhmu. Kau menjadi kecil dan semakin kecil karenanya.</em>”</p>
<p><strong>Penghapus</strong>: <em>“Ya, memang benar, tapi itu tak mengapa. Kau tahu, aku tercipta memang untuk tugas itu. Aku tercipta memang untuk membantumu setiap kali kau melakukan kesalahan. Meskipun aku tahu, suatu saat aku akan tiada dan kau pun akan menggantiku dengan sesuatu yang baru. Sejatinya aku bahagia dengan itu semua. Jadi, tak perlu lah kau khawatir. Aku tak tahan melihatmu bersedih seperti ini.”</em></p>
<p><a href="http://arun1st.files.wordpress.com/2012/01/family.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1038" title="Family" src="http://arun1st.files.wordpress.com/2012/01/family.jpg?w=300&#038;h=206" alt="" width="300" height="206" /></a></p>
<p>Kawan, kita diibaratkan seperti pensil, sedangkan orang tua kita diibaratkan layaknya penghapus. Mereka selalu ada untuk anaknya, menghapus kesalahan, dan memberikan pencerahan. Meskipun sering kali, tersadar atau tidak, kita melukai hatinya. Seiring waktu berlalu, mereka pun menua dan akhirnya tiada. Dan kita seakan menemukan penggantinya, yakni pasangan kita. Terlepas dari apa pun yang kita lakukan padanya, mereka tetap bahagia atas apa yang mereka lakukan untuk anaknya, dan mereka akan bersedih jikalau anaknya pun bersedih. Itu lah orang tua, selalu mendahulukan anaknya dibandingkan diri mereka sendiri. Tak berlebihan kiranya jika ada kekata yang berbicara, <strong>“jangan pernah terlintas dalam benakmu bahwa segala kebaikanmu pada orang tua bisa membayar jerih payahnya selama ini. Tidak akan pernah bisa, bahkan untuk setetes air matanya.”</strong></p>
<p><em>Adalah Ibu, kata tersejuk yang terlantun dari bibir-bibir manusia</em><br />
<em>Panggilan terindah, laksana angin surga bagi sesiapa yang mendengarnya</em><br />
<em>Kata manis nan syahdu yang memancar dari lubuk kedalaman jiwa</em><br />
<em>Ia adalah segalanya, mata air cinta yang abadi dari semesta</em><br />
<em>Pelita siang yang terang, purnama malam yang benderang</em><br />
<em>Penawar di kala lara, penghibur di kala nestapa, pencinta sepanjang masa</em></p>
<p>“Keridloan Allah tergantung kepada keridloan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua.” (HR Tirmidzi)</p>
<p>&#8212;<br />
<em>Inspirasi cerita dari <a href="http://www.islamicthinking.info/">islamicthinking</a></em><br />
<em>Gambar diambil dari <a href="http://soniazone.wordpress.com/kartun-saya/happy-muslim-family-cartoon-4/">soniazone</a></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arun1st.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arun1st.wordpress.com/1037/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arun1st.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arun1st.wordpress.com/1037/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arun1st.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arun1st.wordpress.com/1037/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arun1st.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arun1st.wordpress.com/1037/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arun1st.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arun1st.wordpress.com/1037/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arun1st.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arun1st.wordpress.com/1037/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arun1st.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arun1st.wordpress.com/1037/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1037&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arun1st.wordpress.com/2012/01/04/sebait-cinta-untuk-orang-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f137d903f74cb9610a426761b729ae0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arun1st</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arun1st.files.wordpress.com/2012/01/family.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Family</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adfaita (Arabic &amp; English) ~ Mishary Rashid</title>
		<link>http://arun1st.wordpress.com/2011/12/29/adfaita-arabic-english-mishary-rashid/</link>
		<comments>http://arun1st.wordpress.com/2011/12/29/adfaita-arabic-english-mishary-rashid/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 10:56:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arun1st</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Adfaita]]></category>
		<category><![CDATA[Islamic]]></category>
		<category><![CDATA[Mishary Rashid]]></category>
		<category><![CDATA[Nasyid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arun1st.wordpress.com/?p=1033</guid>
		<description><![CDATA[أضفيت على الحسن العبقا فالورد تضوع وأعتنقا حسّن يا رب لنا الخلقا طهره فلا يحـــــــوي لزقا واجعله يقلد في صبر للهادي في حســـــــن الخلقا حسّن يا رب لنا الخُلق فالعبد بأخلاق ســــــــــبقا في جنة خلد مقعـــــده في قربك أحمد ملتــــــــحقا من كان له خلق حسن سيكون الأقرب في الرفقا كم أثنى الله على خلق في أحمد [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1033&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><iframe width="450" height="338" src="http://www.youtube.com/embed/pI4NMsKi4iU?fs=1&#038;feature=oembed" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></p>
<p>أضفيت على الحسن العبقا فالورد تضوع وأعتنقا</p>
<p>حسّن يا رب لنا الخلقا طهره فلا يحـــــــوي لزقا</p>
<p>واجعله يقلد في صبر للهادي في حســـــــن الخلقا</p>
<p>حسّن يا رب لنا الخُلق فالعبد بأخلاق ســــــــــبقا</p>
<p>في جنة خلد مقعـــــده في قربك أحمد ملتــــــــحقا</p>
<p>من كان له خلق حسن سيكون الأقرب في الرفقا</p>
<p>كم أثنى الله على خلق في أحمد أصدق من صدقا</p>
<p>قد أدّب ربي مرسَله هو أكرم من ربي خلــــــــقا</p>
<p>هو رحمة أمتــــه أبدا وسراج النور قد ائتلـــــــقا</p>
<p>خلق القرآن شميــلته فضل الرحـــمن بـــــه رزقا</p>
<p>You are in the beautiful firm position<br />
Like the flower which blooms unfolding the fragrance around<br />
Oh Allah, increase our akhlaaq being much better<br />
Much purer, much cleaner, and not having unwise attitude</p>
<p>And make it similiar to Muhammad&#8217;s (phuh) akhlaaq, in patience<br />
Being patient with others for the sake of Allah<br />
Oh Allah make our akhlaaq much better<br />
The servant with good akhlaaq proceeds in success</p>
<p>In the everlasting jannah<br />
Close to you Allah, Ahmed (pbuh) is there<br />
And those who have good akhlaaq<br />
Will be the closest to him (pbuh) in paradise</p>
<p>Many times Allah praised Muhammad&#8217;s (pbuh) akhlaaq<br />
As he (pbuh) is the most truthful unfeigned one<br />
Allah chastens his messenger (pbuh)<br />
He (pbuh) is the best mannered one created by Allah</p>
<p>He (pbuh) is merciful to his ummah forever<br />
And he is the light that shines beautifully to mankind<br />
His perfect character is the akhlaaq of Quran<br />
And was gifted to him (pbuh) from Allah the Merciful</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arun1st.wordpress.com/1033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arun1st.wordpress.com/1033/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arun1st.wordpress.com/1033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arun1st.wordpress.com/1033/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arun1st.wordpress.com/1033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arun1st.wordpress.com/1033/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arun1st.wordpress.com/1033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arun1st.wordpress.com/1033/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arun1st.wordpress.com/1033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arun1st.wordpress.com/1033/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arun1st.wordpress.com/1033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arun1st.wordpress.com/1033/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arun1st.wordpress.com/1033/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arun1st.wordpress.com/1033/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1033&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arun1st.wordpress.com/2011/12/29/adfaita-arabic-english-mishary-rashid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f137d903f74cb9610a426761b729ae0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arun1st</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Janji Seorang Kawan</title>
		<link>http://arun1st.wordpress.com/2011/12/24/janji-seorang-kawan/</link>
		<comments>http://arun1st.wordpress.com/2011/12/24/janji-seorang-kawan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 05:30:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arun1st</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Janji]]></category>
		<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arun1st.wordpress.com/?p=1021</guid>
		<description><![CDATA[Janji bagaimana pun jua harus lah ditepati. Kurang lebih sebulan yang lalu, seorang kawan mengajukan beberapa pertanyaan dalam tulisan di blognya. Dan sebagai salah seorang yang di-tag, aku pun harus menjawabnya melalui tulisan di blog. Saat itu, aku berjanji untuk menjawabnya saat liburan tiba. Dan kini liburan sudah lah tiba, berarti sudah saatnya aku menjawabnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1021&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Janji bagaimana pun jua harus lah ditepati. Kurang lebih sebulan yang lalu, seorang <a href="http://fifin-nugroho.blogspot.com/">kawan</a> mengajukan beberapa pertanyaan dalam <a href="http://fifin-nugroho.blogspot.com/2011/11/pr-dari-popcorn.html">tulisan</a> di blognya. Dan sebagai salah seorang yang di-tag, aku pun harus menjawabnya melalui tulisan di blog. Saat itu, aku berjanji untuk menjawabnya saat liburan tiba. Dan kini liburan sudah lah tiba, berarti sudah saatnya aku menjawabnya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bagi yang penasaran dengan aturan permainan ini, sila simak gambar di bawah ini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="aligncenter" src="http://arun1st.files.wordpress.com/2011/12/rules.png?w=320&#038;h=160" alt="" width="320" height="160" /></p>
<p><strong>Seperti tersebut dalam peraturan di atas, aku awali dengan 11 hal terkait diriku:</strong></p>
<ol>
<li><em>Traveler</em>. Selalu ingin menjejakkan kaki di tanah baru. Bermimpi keliling nusantara dan berbagai negara.</li>
<li><em>Sejarah &amp; Bahasa</em>. Dua hal yang sangat kusuka dan ingin selalu mempelajarinya, terutama saat berkelana ke negeri lain budaya.</li>
<li><em>Menulis</em>. Bermimpi bisa berkarya lewat pena menjadi berbagai buku: novel, sains &amp; teknologi, motivasi, dll.</li>
<li><em>Membaca</em>. Suka membaca novel pembangun jiwa, buku sejarah Islam &amp; tokohnya , berita sepakbola, artikel sains &amp; teknologi.</li>
<li><em>Anak ke-2</em>. Kami 4 bersaudara, dengan aku yang paling berbeda dari banyak sisi. Aku lahir di bulan Juli, yang lain Januari.</li>
<li><em>Sepak bola</em>. Olahraga yang paling kusukai. Bahkan pernah bercita jadi pemainnya dan berlaga di Seri A Italia.</li>
<li><em>Rekomendasi</em>. Biasanya akan melakukan sesuatu jika ada rekomendasi dulu, seperti menonton film atau membaca buku tertentu.</li>
<li><em>Pemalu</em>. Sedikit pemalu, terutama jika sendirian di hadapan banyak orang. Meski kadang rasa itu hanya datang di awal.</li>
<li><em>Tantangan</em>. Selalu butuh sesuatu yang baru &amp; menantang. Tidak tahan dalam diam. Terkadang cepat jenuh dan bosan.</li>
<li><em>Lukisan Alam</em>. Pengagum hujan, langit berawan, lautan &amp; pegunungan. Perindu pelangi,  kelam malam &amp; benderang siang.</li>
<li><em>Menonton</em>. Suka film dokumenter, National Geographic, History, Discovery, dll. Suka movie bergenre action &amp; colossal.</li>
</ol>
<p><strong>Itu lah sekilas tentangku. Dan ini lah daftar pertanyaan yang harus kujawab</strong>:</p>
<ol>
<li>Apa arti nama lengkap anda? <em>Nama lengkap ku Nur Ahmadi. Sepengetahuanku, secara harfiah, Nur = cahaya, dan Ahmadi = terpuji/dipuji. Secara ma&#8217;nawiyah, mungkin orang tuaku berharap aku bisa menjadi orang yang selalu memberi manfaat layaknya cahaya yang selalu menerangi dan berakhlak terpuji layaknya sang Nabi.</em></li>
<li>Negara mana yang pengen sekali anda kunjungi? <em>Negeri-negeri Arab &amp; Syam yang syarat akan nilai histori Islam, seperti Mekkah &amp; Madinah (Saudi), Gaza &amp; Jerussalem (Palestina), Alexandria &amp; Kairo (Mesir), Damaskus (Syiria), Baghdad (Iraq), Istanbul (Turki), Yaman, Jordan, dan Lebanon.</em></li>
<li>Jika anda memiliki kesempatan menulis buku/novel, tema apa yang ingin anda angkat? <em>Ingin menggabungkan tema cinta &amp; religi khas Habiburrahman El Shirazy, tema yang dekat dengan realita dengan pembawaan yang sederhana, mengalir, dan mudah dicerna khas Tere Liye, dan perjuangan dalam meraih mimpi khas Ahmad Fuadi &amp; Andrea Hirata.</em></li>
<li>Apa yang paling sering muncul dipikiran ketika bangun tidur? <em>Apa-apa yang ingin dan akan dilakukan dalam waktu dekat. Biasanya ide-ide untuk tulisan/kerjaan, tapi banyak yang tak berujung nyata dalam lembaran.</em></li>
<li>Hewan apa yang paling anda suka dan yang paling anda benci? <em>Yang paling disuka mungkin kupu-kupu dan kucing, karena tiap kali melihatnya selalu saja ada rasa bahagia. Untuk yang dibenci, mungkin ular dan ulat, karena takut &amp; geli.</em></li>
<li>Suka sepak bola? klub kesayangan? apa alasan mendukung tim itu? <em>Tentu suka. Klub kesayangan Manchester United (Inggris) dan Roma (Italia). Alasannya, suka dengan pemainnya seperti Totti, Batistuta, Giggs, Rooney, Ronaldo, dll.</em></li>
<li>Kapan anda terakhir menangis? <em>Menangis dalam arti mata sayu, sembab, dan basah oleh air mata adalah saat menelpon orang tua dan mendengar suara nenek (beberapa minggu lalu). Jika menangis diartikan meneteskan atau mengucurkan air mata, yakni Ramadhan lalu, saat gagal mendaftar ulangkan adik ke kampus di Bandung <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </em></li>
<li>Apa makanan kesukaan anda? <em>Makanan yang dimasak Ibu dan dimakan bersama keluarga, terlepas dari apapun makanannya. Karena pada dasarnya semua masakan Indonesia enak, asal cukup pedas atau ada sambalnya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em></li>
<li>Jika anda berkesempatan menjadi presiden RI, apa yang pertama kali anda lakukan? <em>Membentuk kabinet yang kuat dan bervisi memajukan potensi dalam negeri, dengan mengangkat orang-orang yang amanah dan ahli dalam bidangnya sebagai menteri. Mengembangkan sektor pendidikan, penelitian, dan pengembangan sains, teknologi, &amp; seni yang menunjang dunia industri.</em></li>
<li>Apa yang anda lakukan jika tiba-tiba di kamar tidur ada ada amplop berisi uang 10 juta, dan pesannya itu gratis untuk anda? <em>Ketika ditanya keseluruh orang rumah ternyata tidak ada yang tahu mengenai amplop itu. Jika ada tulisan gratis untuk anda, berarti pasti ada yang sengaja memberi dengan maksud tertentu. Aku akan coba selidiki lebih lanjut dan diskusi dengan keluarga serta sahabat dekat baiknya diserahkan kemana (apakah langsung ke polisi, atau ke kepala desa dulu, dll). Untuk itu perlu seorang pendamping yang sama-sama mampu menjaga kejujuran dalam berkehidupan.</em></li>
<li>Film terbaik yang pernah anda tonton? <em>Hmmm&#8230;bingung juga. Untuk film Indonesia, aku suka dengan Laskar Pelangi. Sekilas lihat trailer Hafalan Shalat Delisa, bagus juga. Untuk film luar, aku suka film The Last Samurai. Aku bukan termasuk ahli Sufi (Suka Film), jadi tidak terlalu tahu mana film yang baik dan jelek. Menonton film hanya untuk hiburan semata, dan biasanya setelah ada yang merekomendasikan.</em></li>
</ol>
<p>Alhamdulillah. Janjiku sudah terpenuhi. Sekarang giliran aku yang meminta kawan-kawan menjawab daftar pertanyaanku. Dan inilah orang-orang yang terpilih itu:</p>
<ol>
<li><a href="http://agushoe.wordpress.com/">Agus Heri Khoerudin</a></li>
<li><a href="http://iputkurniawan.wordpress.com/">Iput Heri Kurniawan</a></li>
<li><a href="http://salimsakata.wordpress.com/">Aceng Salim</a></li>
<li><a href="http://sidiksoleman.wordpress.com/">Sidik Soleman</a></li>
<li><a href="http://dwi-yulianti.blogspot.com/">Dwi Yulianti</a></li>
<li><a href="http://ririsuchan.blogspot.com/">Athiah Listyowati</a></li>
<li><a href="http://arumjeni.wordpress.com/">Arumjeni Mitayani</a></li>
<li><a href="http://octoviandiningrum.blogspot.com/">Pradita Octoviandiningrum Hadi</a></li>
<li><a href="http://gantinarachmaputri.wordpress.com/">Gantina Rachmaputri</a></li>
<li><a href="http://iinparlina.wordpress.com/">Iin Parlina</a></li>
<li><a href="http://susilawatift08.blogspot.com/">Susilawati</a></li>
</ol>
<p>Pemilihan 11 orang di atas hanya berdasar pada ingatan sekilas bahwa semua orang tersebut (mungkin) pernah komen atau minimal berkunjung ke blog ini dan aku pun pernah berkunjung atau (mungkin) komen di blognya. Jika ada sahabat yang belum di-tag dan ingin ikut dalam permainan ini, silakan komen di tulisan ini, insya Allah aku akan berkunjung ke blog sahabat <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang musti di jawab:</strong></p>
<ol>
<li>Kota mana kah yang menjadi impianmu sebagai tempat tinggal nantinya? Kenapa?</li>
<li>Kapankah terakhir kali engkau melihat orang tuamu menangis? Boleh tahu alasannya?</li>
<li>Seandainya engkau diberi 1 kesempatan mengetahui rahasia langit. Pertanyaan apakah yang hendak engkau ajukan?</li>
<li>Hal apakah yang engkau lakukan saat jenuh, penat, atau sedih menyapamu?</li>
<li>Dari 114 surat dalam Al-Quran, surat apakah yang paling engkau suka/sering engkau baca? Mengapa?</li>
<li>Jika engkau boleh memilih, kampus manakah yang engkau ingin menuntut ilmu di dalamnya?</li>
<li>Pernahkah mengalami depresi dalam hidup? Bagaimana solusinya ketika itu?</li>
<li>Apakah mimpi besar yang sampai saat ini belum engkau capai?</li>
<li>Apakah buku yang paling berkesan selama ini?</li>
<li>Tempat wisata apakah yang ingin sekali engkau kunjungi?</li>
<li>Kontribusi apa yang ingin engkau lakukan untuk negeri ini?</li>
</ol>
<p>Ya, itu lah daftar pertanyaan yang harus dijawab. Jika ada yang merasa pertanyaannya terlalu personal, engkau bisa cukup menjawab &#8220;pass&#8221;, tapi konsekuensinya poinnya akan dikurangi, hehe <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Selamat mengerjakan, anggap saja ini hiburan untuk mengisi liburan <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Have fun!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arun1st.wordpress.com/1021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arun1st.wordpress.com/1021/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arun1st.wordpress.com/1021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arun1st.wordpress.com/1021/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arun1st.wordpress.com/1021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arun1st.wordpress.com/1021/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arun1st.wordpress.com/1021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arun1st.wordpress.com/1021/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arun1st.wordpress.com/1021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arun1st.wordpress.com/1021/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arun1st.wordpress.com/1021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arun1st.wordpress.com/1021/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arun1st.wordpress.com/1021/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arun1st.wordpress.com/1021/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1021&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arun1st.wordpress.com/2011/12/24/janji-seorang-kawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f137d903f74cb9610a426761b729ae0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arun1st</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arun1st.files.wordpress.com/2011/12/rules.png?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hujan Kali Ini</title>
		<link>http://arun1st.wordpress.com/2011/12/23/hujan-kali-ini/</link>
		<comments>http://arun1st.wordpress.com/2011/12/23/hujan-kali-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 16:32:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arun1st</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Ibunda]]></category>
		<category><![CDATA[Janji]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arun1st.wordpress.com/?p=1017</guid>
		<description><![CDATA[Malam ini, hujan kembali menyapa bumi Jatuh bersimpuh pada pangkuan pertiwi Sinaran cahaya temaram, mata coba kupejam Berharap tenang atas segala penat larut luruh terhapus oleh mimpi indah Tapi tak bisa, dalam diam aku masih terjaga Ada senarai rindu begitu menyesak dada Memanggil kembali masa saat bersama Hujan kali ini, mengingatkan aku akan seorang ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1017&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://arun1st.wordpress.com/2011/12/23/hujan-kali-ini/"><img src="http://img.youtube.com/vi/s1-rkMRp-qA/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>Malam ini, hujan kembali menyapa bumi<br />
Jatuh bersimpuh pada pangkuan pertiwi<br />
Sinaran cahaya temaram, mata coba kupejam<br />
Berharap tenang atas segala penat<br />
larut luruh terhapus oleh mimpi indah<br />
Tapi tak bisa, dalam diam aku masih terjaga<br />
Ada senarai rindu begitu menyesak dada<br />
Memanggil kembali masa saat bersama</p>
<p>Hujan kali ini, mengingatkan aku akan seorang ia<br />
Yang selalu mengusap air mataku saat aku menangis<br />
Yang selalu menyelimuti tubuhku saat aku menggigil<br />
Yang selalu menghibur hatiku saat aku bersedih<br />
Yang selalu memberi tiada pernah menuntut kembali<br />
Yang selalu bermandikan peluh tanpa pernah mengeluh<br />
Yang selalu tersenyum bahagia saat derita melanda<br />
Yang selalu kuat terjaga saat aku sedang lara<br />
Yang selalu berdoa meski tanpa kupinta<br />
Dan yang selalu mencinta sepanjang masa</p>
<p>Hujan kali ini, adalah saksi alami<br />
Meretas janji, untukmu yang tak terganti<br />
Bahwa pasti, atas rido ilahi, aku segera kembali<br />
Sepenuh cinta, ke pelukanmu lagi</p>
<p><em>&#8212;Winter Nite, Tokyo @2011</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arun1st.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arun1st.wordpress.com/1017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arun1st.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arun1st.wordpress.com/1017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arun1st.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arun1st.wordpress.com/1017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arun1st.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arun1st.wordpress.com/1017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arun1st.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arun1st.wordpress.com/1017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arun1st.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arun1st.wordpress.com/1017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arun1st.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arun1st.wordpress.com/1017/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1017&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arun1st.wordpress.com/2011/12/23/hujan-kali-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f137d903f74cb9610a426761b729ae0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arun1st</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sakit Itu&#8230;</title>
		<link>http://arun1st.wordpress.com/2011/12/18/sakit-itu/</link>
		<comments>http://arun1st.wordpress.com/2011/12/18/sakit-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 12:29:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arun1st</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Salim A Fillah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arun1st.wordpress.com/?p=1011</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, ada kultwit tentang #sakit oleh kang @salimafillah saat #sakit itu bertamu ke raga ini. Serasa pas banget. Seperti apa kultwit tersebut, sila simak berikut ini: #Sakit adalah bagian dari musibah yang telah Allah ukur kadarnya tuk dihadiahkan pada hamba-hamba terpilih yang mampu menanggungnya. #Sakit, sebagaimana tiap ujian, bukan menguji kemampuan sebab telah ditakar sesuai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1011&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, ada kultwit tentang #sakit oleh kang <a href="http://twitter.com/#!/salimafillah">@salimafillah</a> saat #sakit itu bertamu ke raga ini. Serasa pas banget. Seperti apa kultwit tersebut, sila simak berikut ini:</p>
<ol>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> adalah bagian dari musibah yang telah Allah ukur kadarnya tuk dihadiahkan pada hamba-hamba terpilih yang mampu menanggungnya.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a>, sebagaimana tiap ujian, bukan menguji kemampuan sebab telah ditakar sesuai daya tahan. Ia menguji kemauan memberi makna.</li>
<li>Maka dia yang mampu memberi makna terbaik bagi <a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a>, kemuliaannya diangkat &amp; membuat malaikat yang selalu sehat itu tertakjub.</li>
<li>Sungguh mempesona Mas <a href="http://twitter.com/#%21/_pepeng"><strong>@_pepeng</strong></a> yang pernah memaknai <a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> &amp; musibah: “Tugas kita meng-HADAP-i, biar Allah yang meng-ATAS-i!”</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> adalah jalan kenabian Ayyub yang menyejarah. Kesabarannya diabadikan jadi teladan semesta. Hari ini kita bercermin padanya.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> orang mulia bersebab kemuliaan; Asy Syafi’i wasir sebab banyak duduk menelaah ilmu, Malik lumpuh tangannya dizhalimi penguasa.</li>
<li>Nabipun <a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> oleh racun paha kambing di Khaibar yang menyelusup segigit pertama melalui celah gigi yang patah di perang Uhud.</li>
<li>Tetapi bahkan mereka yang penyebab <a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a>-nya tak semenakjubkan para luhur itu, tetap punya peluang mulia dengan memaknainya.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu dzikruLlah. Mereka yang menderitanya akan lebih sering &amp; syahdu menyebut asma Allah dibanding ketika dalam sehatnya.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu istighfar. Mereka yang sedang disapanya lebih mudah teringat dosa-dosa lama, mengakuinya, &amp; bertaubat mohon ampun.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu Tauhid. Mereka yang parah dicengkamnya pasti dituntun tuk ber-kalimat thayyibat, mengesakanNya dalam lisan &amp; rasa.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu Muhasabah. Dia yang sakit punya lebih banyak waktu tuk merenungi diri dalam sepi, menghitung-hitung bekal kembali.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu Jihad. Dia yang sakit tak boleh menyerah kalah; diwajibkan tuk terus berikhtiar, berjuang bagi kesembuhannya.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a>itu ilmu. Dalam menjalani pemeriksaan, konsultasi ke dokter, dirawat, &amp; berobat bertambahlah pengetahuan tentang tubuhnya.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu Nasehat. Yang sakit ingatkan si sehat tuk jaga diri. Yang sehat hibur si penderita agar bersabar. Allah cinta keduanya.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu silaturrahim. Yang jarang datang di saat si bersangkutan sehat wal afiat, tiba-tiba menjenguk dengan senyum &amp; rindu mesra.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu perekat ukhuwah. Kawan lama nan tak bersua bertahun lamanya, tiba-tiba berjumpa di waktu membezuk kolega lainnya.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu belajar. Berbaring setengah duduk memungkinkan tekun cerap ilmu tekun lewat buku, kalimat terucap, maupun gambar gerak.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu membaca, menulis, berkarya. Habiburrahman El Shirazy <a href="http://twitter.com/#%21/k_abik"><strong>@k_abik</strong></a> goreskan Ayat-ayat Cinta saat terbaring patah kakinya.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu dijamin cinta Allah dalam sabarnya; sabar tetap ibadat, sabar tak bermaksiat, sabar tahan derita, sabar menunda capaian..</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu gugur dosa. Barang haram terselip tubuh dilarutkan di dunia, anggota badan nan mungkin berdosa dinyerikan &amp; dicuciNya.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu mustajab doanya. Sampai-sampai Imam As Suyuthi keliling kota mencari orang sakit lalu minta didoakan oleh mereka.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu salah satu keadaan yang menyusahkan syaithan; diajak maksiat tak mampu-tak mau, dosa lalu malah disesali lalu diampuni.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu membuat sedikit tertawa &amp; banyak menangis; satu perilaku keinsyafan yang disukai Nabi &amp; makhluq-makhluq langit.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> meningkatkan kualitas ibadah; ruku’-sujud lebih khusyu’, tasbih-istighfar lebih sering, tahiyat-doa jadi lebih lama.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> itu memperbaiki akhlaq; kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut &amp; tawadhu’.</li>
<li><a title="#Sakit" href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Sakit"><span style="text-decoration:line-through;">#</span><strong>Sakit</strong></a> membuat kita lebih serius mengingat &amp; mempersiapkan kematian. Dia yang merasa dekat maut menghargai waktunya dengan baik.</li>
<li>Demikian Shalih(in+at) bincang sekelumit tentang sakit. Semoga Allah tolong kita menjadi hamba penuh syukur di segala keadaan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
</ol>
<p>Bagi yang ingin berkunjung ke beranda website beliau, sila mampir di <a href="http://salimafillah.com/">salimafillah.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arun1st.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arun1st.wordpress.com/1011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arun1st.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arun1st.wordpress.com/1011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arun1st.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arun1st.wordpress.com/1011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arun1st.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arun1st.wordpress.com/1011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arun1st.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arun1st.wordpress.com/1011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arun1st.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arun1st.wordpress.com/1011/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arun1st.wordpress.com/1011/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arun1st.wordpress.com/1011/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=1011&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arun1st.wordpress.com/2011/12/18/sakit-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f137d903f74cb9610a426761b729ae0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arun1st</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kembali</title>
		<link>http://arun1st.wordpress.com/2011/11/25/kembali/</link>
		<comments>http://arun1st.wordpress.com/2011/11/25/kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 15:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arun1st</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Nasyid]]></category>
		<category><![CDATA[Raihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arun1st.wordpress.com/?p=999</guid>
		<description><![CDATA[Kehidupan yang kau lalui tiada berarti Namun kau masih tak menyadari Bila wajahmu pucat lesu terbujur kaku Bimbang hidup kau akan berakhir Tidakkah kau tahu Dia yang Maha Kuasa Masihkah tak mengerti tiada hidup tanpa-Nya Lalu kau pun tunduk membisu sejuta ketakutan Bayangkan dosamu bagai lautan Haraplah diberi peluang umur yang panjang Kau kan jadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=999&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Kehidupan yang kau lalui tiada berarti<br />
Namun kau masih tak menyadari<br />
Bila wajahmu pucat lesu terbujur kaku<br />
Bimbang hidup kau akan berakhir</div>
<div>
<p>Tidakkah kau tahu Dia yang Maha Kuasa<br />
Masihkah tak mengerti tiada hidup tanpa-Nya</p>
<p>Lalu kau pun tunduk membisu sejuta ketakutan<br />
Bayangkan dosamu bagai lautan<br />
Haraplah diberi peluang umur yang panjang<br />
Kau kan jadi hamba yang sejati</p>
<p>Allah Maha Pengasih<br />
Allah Maha Pengampun<br />
Kembalilah kepada fitrahmu</p>
<p>Allah Maha Pengasih<br />
Allah Maha Pengampun<br />
Sadarlah kau dari kesilapanmu</p>
<p>Lalu kau pun sujud mengaku hilang keangkuhanmu<br />
Cabutlah noda hitam di hatimu<br />
Haraplah diberi peluang beribadah kembali<br />
Kau kan jadi hamba yang sejati</p>
<p>Engkau pun menyadari jangka waktu yang diberi<br />
Kau telah pun sadari cintaNya yang abadi</p>
<p>Allah Maha Pengasih<br />
Allah Maha Pengampun<br />
Kembalilah kepada fitrahmu</p>
<p>Allah Maha Pengasih<br />
Allah Maha Pengampun<br />
Cintai Ilahi cinta yang hakiki</p>
</div>
<div></div>
<div><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://arun1st.wordpress.com/2011/11/25/kembali/"><img src="http://img.youtube.com/vi/WsuGk-vMmjA/2.jpg" alt="" /></a></span></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arun1st.wordpress.com/999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arun1st.wordpress.com/999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arun1st.wordpress.com/999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arun1st.wordpress.com/999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arun1st.wordpress.com/999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arun1st.wordpress.com/999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arun1st.wordpress.com/999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arun1st.wordpress.com/999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arun1st.wordpress.com/999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arun1st.wordpress.com/999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arun1st.wordpress.com/999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arun1st.wordpress.com/999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arun1st.wordpress.com/999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arun1st.wordpress.com/999/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=999&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arun1st.wordpress.com/2011/11/25/kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f137d903f74cb9610a426761b729ae0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arun1st</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muslim Watashi Wa</title>
		<link>http://arun1st.wordpress.com/2011/11/12/muslim-watashi-wa/</link>
		<comments>http://arun1st.wordpress.com/2011/11/12/muslim-watashi-wa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Nov 2011 07:36:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arun1st</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Midori]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Nasyid]]></category>
		<category><![CDATA[PPI]]></category>
		<category><![CDATA[Snada]]></category>
		<category><![CDATA[Tokodai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arun1st.wordpress.com/?p=995</guid>
		<description><![CDATA[Terkadang sebagai muslim, kita tidak cukup berani untuk menunjukkan identitas kemusliman kita. Apalagi jika kita tinggal di suatu daerah yang muslimnya minoritas. Saya sangat kagum dengan mereka yang di manapun selalu terlihat (tidak menyembunyikan) identitas muslimnya, mereka tidak minder sebagai muslim, mereka bangga sebagai muslim. Saya masih harus banyak belajar dari mereka. Bersyukur ada buku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=995&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terkadang sebagai muslim, kita tidak cukup berani untuk menunjukkan identitas kemusliman kita. Apalagi jika kita tinggal di suatu daerah yang muslimnya minoritas. Saya sangat kagum dengan mereka yang di manapun selalu terlihat (tidak menyembunyikan) identitas muslimnya, mereka tidak minder sebagai muslim, mereka bangga sebagai muslim. Saya masih harus banyak belajar dari mereka. Bersyukur ada buku &#8220;Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim&#8221; nya Kang Salim A Fillah, yang sangat membantu saya untuk memahami dan menjadi pribadi muslim yang lebih baik.</p>
<p>Selain buku, kita juga bisa belajar dari media yang lain termasuk lagu. Dan nasyid bertajuk &#8220;Muslim Watashi Wa&#8221; karangan grup nasyid yang sudah populer, Snada, bisa menjadi penghibur sekaligus penyemangat kita. Kebetulan karena sekarang tinggal di Jepang, jadi lagu ini terasa sangat cocok dengan keadaan hati saya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bagi yang belum pernah mendengarnya, silakan simak video di bawah ini. Awalnya coba mencari versi penyanyi aslinya (Snada), tapi ternyata tidak ketemu di Youtube. Cukup kaget juga, karena ketemunya malah Midori Voice, tim nasyid Tokyo Tech yang beranggotakan teman-teman sendiri. Salut dengan mereka! Jadi penasaran pengen lihat live perform nya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://arun1st.wordpress.com/2011/11/12/muslim-watashi-wa/"><img src="http://img.youtube.com/vi/WoxaYHP8JIc/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p><em>Japanese Lyric:</em><br />
Sekai o tsukutta kami wa<br />
Subete no mono mo<br />
Dare ka tsukutta ka<br />
Dare demo dekinai ni keredo<br />
Allah sika suku renai to wa<br />
Hakkiri to wakatta</p>
<p>Aru hito wa naze sore o<br />
Shin yo dekinai no ka<br />
Anata no kangae wa do<br />
Watashi wa honto ni shinjiru<br />
Quran no mainichi<br />
Yonde kudasai<br />
Muslim.. muslim watashi wa</p>
<p><em>Indonesian Lyric:</em><br />
Siapakah Tuhan yang menciptakan dunia dan seluruhnya<br />
Dengan jelas kita mengerti<br />
Bahwa tidak ada yang bisa menciptakan selain Allah</p>
<p>Mengapa ada juga orang yang tidak mempercayainya?<br />
Bagaimanakah menurutmu?<br />
Kalau aku percaya sekali<br />
Bacalah Qur&#8217;an setiap hari<br />
Muslim. Aku adalah seorang Muslim</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arun1st.wordpress.com/995/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arun1st.wordpress.com/995/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arun1st.wordpress.com/995/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arun1st.wordpress.com/995/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arun1st.wordpress.com/995/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arun1st.wordpress.com/995/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arun1st.wordpress.com/995/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arun1st.wordpress.com/995/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arun1st.wordpress.com/995/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arun1st.wordpress.com/995/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arun1st.wordpress.com/995/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arun1st.wordpress.com/995/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arun1st.wordpress.com/995/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arun1st.wordpress.com/995/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arun1st.wordpress.com&amp;blog=3969829&amp;post=995&amp;subd=arun1st&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arun1st.wordpress.com/2011/11/12/muslim-watashi-wa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f137d903f74cb9610a426761b729ae0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arun1st</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
