We Teach Life, Sir!!!

January 26, 2012

Today, my body was a TV’d massacre.
Today, my body was a TV’d massacre that had to fit into sound-bites and word limits.
Today, my body was a TV’d massacre that had to fit into sound-bites and word limits filled enough with statistics to counter measured response.
And I perfected my English and I learned my UN resolutions.
But still, he asked me, Ms. Ziadah, don’t you think that everything would be resolved if you would just stop teaching so much hatred to your children?

Pause.

I look inside of me for strength to be patient but patience is not at the tip of my tongue as the bombs drop over Gaza.
Patience has just escaped me.

Pause. Smile.

We teach life, sir.
Rafeef, remember to smile.

Pause.

We teach life, sir.
We Palestinians teach life after they have occupied the last sky.
We teach life after they have built their settlements and apartheid walls, after the last skies.

We teach life, sir.
But today, my body was a TV’d massacre made to fit into sound-bites and word limits.
And just give us a story, a human story.

You see, this is not political.
We just want to tell people about you and your people so give us a human story.
Don’t mention that word “apartheid” and “occupation”.
This is not political.
You have to help me as a journalist to help you tell your story which is not a political story.

Today, my body was a TV’d massacre.
How about you give us a story of a woman in Gaza who needs medication?
How about you?
Do you have enough bone-broken limbs to cover the sun?
Hand me over your dead and give me the list of their names in one thousand two hundred word limits.

Today, my body was a TV’d massacre that had to fit into sound-bites and word limits and move those that are desensitized to terrorist blood.
But they felt sorry.
They felt sorry for the cattle over Gaza.
So, I give them UN resolutions and statistics and we condemn and we deplore and we reject.
And these are not two equal sides: occupier and occupied.
And a hundred dead, two hundred dead, and a thousand dead.
And between that, war crime and massacre, I vent out words and smile “not exotic”, “not terrorist”.
And I recount, I recount a hundred dead, a thousand dead.

Is anyone out there?
Will anyone listen?
I wish I could wail over their bodies.
I wish I could just run barefoot in every refugee camp and hold every child, cover their ears so they wouldn’t have to hear the sound of bombing for the rest of their life the way I do.

Today, my body was a TV’d massacre
And let me just tell you, there’s nothing your UN resolutions have ever done about this.
And no sound-bite, no sound-bite I come up with, no matter how good my English gets, no sound-bite, no sound-bite, no sound-bite, no sound-bite will bring them back to life.
No sound-bite will fix this.

We teach life, sir.
We teach life, sir.
We Palestinians wake up every morning to teach the rest of the world life, sir.

—Rafeef Ziadah – ‘We Teach Life, Sir’, London, 12.11.11

Sebait Cinta Untuk Orang Tua

January 4, 2012

Pensil: “Maafkan aku!”

Penghapus: “Maaf untuk apa? Kau kan tak melakukan kesalahan apa pun.”

Pensil: “Untuk setiap gores luka yang kau rasa karena aku. Setiap kali aku membuat kesalahan, kau selalu ada untuk menghapusnya. Namun, setiap kali salah itu terhapus, kau kehilangan sebagian dari tubuhmu. Kau menjadi kecil dan semakin kecil karenanya.

Penghapus: “Ya, memang benar, tapi itu tak mengapa. Kau tahu, aku tercipta memang untuk tugas itu. Aku tercipta memang untuk membantumu setiap kali kau melakukan kesalahan. Meskipun aku tahu, suatu saat aku akan tiada dan kau pun akan menggantiku dengan sesuatu yang baru. Sejatinya aku bahagia dengan itu semua. Jadi, tak perlu lah kau khawatir. Aku tak tahan melihatmu bersedih seperti ini.”

Kawan, kita diibaratkan seperti pensil, sedangkan orang tua kita diibaratkan layaknya penghapus. Mereka selalu ada untuk anaknya, menghapus kesalahan, dan memberikan pencerahan. Meskipun sering kali, tersadar atau tidak, kita melukai hatinya. Seiring waktu berlalu, mereka pun menua dan akhirnya tiada. Dan kita seakan menemukan penggantinya, yakni pasangan kita. Terlepas dari apa pun yang kita lakukan padanya, mereka tetap bahagia atas apa yang mereka lakukan untuk anaknya, dan mereka akan bersedih jikalau anaknya pun bersedih. Itu lah orang tua, selalu mendahulukan anaknya dibandingkan diri mereka sendiri. Tak berlebihan kiranya jika ada kekata yang berbicara, “jangan pernah terlintas dalam benakmu bahwa segala kebaikanmu pada orang tua bisa membayar jerih payahnya selama ini. Tidak akan pernah bisa, bahkan untuk setetes air matanya.”

Adalah Ibu, kata tersejuk yang terlantun dari bibir-bibir manusia
Panggilan terindah, laksana angin surga bagi sesiapa yang mendengarnya
Kata manis nan syahdu yang memancar dari lubuk kedalaman jiwa
Ia adalah segalanya, mata air cinta yang abadi dari semesta
Pelita siang yang terang, purnama malam yang benderang
Penawar di kala lara, penghibur di kala nestapa, pencinta sepanjang masa

“Keridloan Allah tergantung kepada keridloan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua.” (HR Tirmidzi)


Inspirasi cerita dari islamicthinking
Gambar diambil dari soniazone

Adfaita (Arabic & English) ~ Mishary Rashid

December 29, 2011

أضفيت على الحسن العبقا فالورد تضوع وأعتنقا

حسّن يا رب لنا الخلقا طهره فلا يحـــــــوي لزقا

واجعله يقلد في صبر للهادي في حســـــــن الخلقا

حسّن يا رب لنا الخُلق فالعبد بأخلاق ســــــــــبقا

في جنة خلد مقعـــــده في قربك أحمد ملتــــــــحقا

من كان له خلق حسن سيكون الأقرب في الرفقا

كم أثنى الله على خلق في أحمد أصدق من صدقا

قد أدّب ربي مرسَله هو أكرم من ربي خلــــــــقا

هو رحمة أمتــــه أبدا وسراج النور قد ائتلـــــــقا

خلق القرآن شميــلته فضل الرحـــمن بـــــه رزقا

You are in the beautiful firm position
Like the flower which blooms unfolding the fragrance around
Oh Allah, increase our akhlaaq being much better
Much purer, much cleaner, and not having unwise attitude

And make it similiar to Muhammad’s (phuh) akhlaaq, in patience
Being patient with others for the sake of Allah
Oh Allah make our akhlaaq much better
The servant with good akhlaaq proceeds in success

In the everlasting jannah
Close to you Allah, Ahmed (pbuh) is there
And those who have good akhlaaq
Will be the closest to him (pbuh) in paradise

Many times Allah praised Muhammad’s (pbuh) akhlaaq
As he (pbuh) is the most truthful unfeigned one
Allah chastens his messenger (pbuh)
He (pbuh) is the best mannered one created by Allah

He (pbuh) is merciful to his ummah forever
And he is the light that shines beautifully to mankind
His perfect character is the akhlaaq of Quran
And was gifted to him (pbuh) from Allah the Merciful

Janji Seorang Kawan

December 24, 2011

Janji bagaimana pun jua harus lah ditepati. Kurang lebih sebulan yang lalu, seorang kawan mengajukan beberapa pertanyaan dalam tulisan di blognya. Dan sebagai salah seorang yang di-tag, aku pun harus menjawabnya melalui tulisan di blog. Saat itu, aku berjanji untuk menjawabnya saat liburan tiba. Dan kini liburan sudah lah tiba, berarti sudah saatnya aku menjawabnya :D

Bagi yang penasaran dengan aturan permainan ini, sila simak gambar di bawah ini :)

Seperti tersebut dalam peraturan di atas, aku awali dengan 11 hal terkait diriku:

  1. Traveler. Selalu ingin menjejakkan kaki di tanah baru. Bermimpi keliling nusantara dan berbagai negara.
  2. Sejarah & Bahasa. Dua hal yang sangat kusuka dan ingin selalu mempelajarinya, terutama saat berkelana ke negeri lain budaya.
  3. Menulis. Bermimpi bisa berkarya lewat pena menjadi berbagai buku: novel, sains & teknologi, motivasi, dll.
  4. Membaca. Suka membaca novel pembangun jiwa, buku sejarah Islam & tokohnya , berita sepakbola, artikel sains & teknologi.
  5. Anak ke-2. Kami 4 bersaudara, dengan aku yang paling berbeda dari banyak sisi. Aku lahir di bulan Juli, yang lain Januari.
  6. Sepak bola. Olahraga yang paling kusukai. Bahkan pernah bercita jadi pemainnya dan berlaga di Seri A Italia.
  7. Rekomendasi. Biasanya akan melakukan sesuatu jika ada rekomendasi dulu, seperti menonton film atau membaca buku tertentu.
  8. Pemalu. Sedikit pemalu, terutama jika sendirian di hadapan banyak orang. Meski kadang rasa itu hanya datang di awal.
  9. Tantangan. Selalu butuh sesuatu yang baru & menantang. Tidak tahan dalam diam. Terkadang cepat jenuh dan bosan.
  10. Lukisan Alam. Pengagum hujan, langit berawan, lautan & pegunungan. Perindu pelangi,  kelam malam & benderang siang.
  11. Menonton. Suka film dokumenter, National Geographic, History, Discovery, dll. Suka movie bergenre action & colossal.

Itu lah sekilas tentangku. Dan ini lah daftar pertanyaan yang harus kujawab:

  1. Apa arti nama lengkap anda? Nama lengkap ku Nur Ahmadi. Sepengetahuanku, secara harfiah, Nur = cahaya, dan Ahmadi = terpuji/dipuji. Secara ma’nawiyah, mungkin orang tuaku berharap aku bisa menjadi orang yang selalu memberi manfaat layaknya cahaya yang selalu menerangi dan berakhlak terpuji layaknya sang Nabi.
  2. Negara mana yang pengen sekali anda kunjungi? Negeri-negeri Arab & Syam yang syarat akan nilai histori Islam, seperti Mekkah & Madinah (Saudi), Gaza & Jerussalem (Palestina), Alexandria & Kairo (Mesir), Damaskus (Syiria), Baghdad (Iraq), Istanbul (Turki), Yaman, Jordan, dan Lebanon.
  3. Jika anda memiliki kesempatan menulis buku/novel, tema apa yang ingin anda angkat? Ingin menggabungkan tema cinta & religi khas Habiburrahman El Shirazy, tema yang dekat dengan realita dengan pembawaan yang sederhana, mengalir, dan mudah dicerna khas Tere Liye, dan perjuangan dalam meraih mimpi khas Ahmad Fuadi & Andrea Hirata.
  4. Apa yang paling sering muncul dipikiran ketika bangun tidur? Apa-apa yang ingin dan akan dilakukan dalam waktu dekat. Biasanya ide-ide untuk tulisan/kerjaan, tapi banyak yang tak berujung nyata dalam lembaran.
  5. Hewan apa yang paling anda suka dan yang paling anda benci? Yang paling disuka mungkin kupu-kupu dan kucing, karena tiap kali melihatnya selalu saja ada rasa bahagia. Untuk yang dibenci, mungkin ular dan ulat, karena takut & geli.
  6. Suka sepak bola? klub kesayangan? apa alasan mendukung tim itu? Tentu suka. Klub kesayangan Manchester United (Inggris) dan Roma (Italia). Alasannya, suka dengan pemainnya seperti Totti, Batistuta, Giggs, Rooney, Ronaldo, dll.
  7. Kapan anda terakhir menangis? Menangis dalam arti mata sayu, sembab, dan basah oleh air mata adalah saat menelpon orang tua dan mendengar suara nenek (beberapa minggu lalu). Jika menangis diartikan meneteskan atau mengucurkan air mata, yakni Ramadhan lalu, saat gagal mendaftar ulangkan adik ke kampus di Bandung :(
  8. Apa makanan kesukaan anda? Makanan yang dimasak Ibu dan dimakan bersama keluarga, terlepas dari apapun makanannya. Karena pada dasarnya semua masakan Indonesia enak, asal cukup pedas atau ada sambalnya :)
  9. Jika anda berkesempatan menjadi presiden RI, apa yang pertama kali anda lakukan? Membentuk kabinet yang kuat dan bervisi memajukan potensi dalam negeri, dengan mengangkat orang-orang yang amanah dan ahli dalam bidangnya sebagai menteri. Mengembangkan sektor pendidikan, penelitian, dan pengembangan sains, teknologi, & seni yang menunjang dunia industri.
  10. Apa yang anda lakukan jika tiba-tiba di kamar tidur ada ada amplop berisi uang 10 juta, dan pesannya itu gratis untuk anda? Ketika ditanya keseluruh orang rumah ternyata tidak ada yang tahu mengenai amplop itu. Jika ada tulisan gratis untuk anda, berarti pasti ada yang sengaja memberi dengan maksud tertentu. Aku akan coba selidiki lebih lanjut dan diskusi dengan keluarga serta sahabat dekat baiknya diserahkan kemana (apakah langsung ke polisi, atau ke kepala desa dulu, dll). Untuk itu perlu seorang pendamping yang sama-sama mampu menjaga kejujuran dalam berkehidupan.
  11. Film terbaik yang pernah anda tonton? Hmmm…bingung juga. Untuk film Indonesia, aku suka dengan Laskar Pelangi. Sekilas lihat trailer Hafalan Shalat Delisa, bagus juga. Untuk film luar, aku suka film The Last Samurai. Aku bukan termasuk ahli Sufi (Suka Film), jadi tidak terlalu tahu mana film yang baik dan jelek. Menonton film hanya untuk hiburan semata, dan biasanya setelah ada yang merekomendasikan.

Alhamdulillah. Janjiku sudah terpenuhi. Sekarang giliran aku yang meminta kawan-kawan menjawab daftar pertanyaanku. Dan inilah orang-orang yang terpilih itu:

  1. Agus Heri Khoerudin
  2. Iput Heri Kurniawan
  3. Aceng Salim
  4. Sidik Soleman
  5. Dwi Yulianti
  6. Athiah Listyowati
  7. Arumjeni Mitayani
  8. Pradita Octoviandiningrum Hadi
  9. Gantina Rachmaputri
  10. Iin Parlina
  11. Susilawati

Pemilihan 11 orang di atas hanya berdasar pada ingatan sekilas bahwa semua orang tersebut (mungkin) pernah komen atau minimal berkunjung ke blog ini dan aku pun pernah berkunjung atau (mungkin) komen di blognya. Jika ada sahabat yang belum di-tag dan ingin ikut dalam permainan ini, silakan komen di tulisan ini, insya Allah aku akan berkunjung ke blog sahabat :)

Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang musti di jawab:

  1. Kota mana kah yang menjadi impianmu sebagai tempat tinggal nantinya? Kenapa?
  2. Kapankah terakhir kali engkau melihat orang tuamu menangis? Boleh tahu alasannya?
  3. Seandainya engkau diberi 1 kesempatan mengetahui rahasia langit. Pertanyaan apakah yang hendak engkau ajukan?
  4. Hal apakah yang engkau lakukan saat jenuh, penat, atau sedih menyapamu?
  5. Dari 114 surat dalam Al-Quran, surat apakah yang paling engkau suka/sering engkau baca? Mengapa?
  6. Jika engkau boleh memilih, kampus manakah yang engkau ingin menuntut ilmu di dalamnya?
  7. Pernahkah mengalami depresi dalam hidup? Bagaimana solusinya ketika itu?
  8. Apakah mimpi besar yang sampai saat ini belum engkau capai?
  9. Apakah buku yang paling berkesan selama ini?
  10. Tempat wisata apakah yang ingin sekali engkau kunjungi?
  11. Kontribusi apa yang ingin engkau lakukan untuk negeri ini?

Ya, itu lah daftar pertanyaan yang harus dijawab. Jika ada yang merasa pertanyaannya terlalu personal, engkau bisa cukup menjawab “pass”, tapi konsekuensinya poinnya akan dikurangi, hehe :D Selamat mengerjakan, anggap saja ini hiburan untuk mengisi liburan :P

Have fun!!!

Hujan Kali Ini

December 23, 2011

Malam ini, hujan kembali menyapa bumi
Jatuh bersimpuh pada pangkuan pertiwi
Sinaran cahaya temaram, mata coba kupejam
Berharap tenang atas segala penat
larut luruh terhapus oleh mimpi indah
Tapi tak bisa, dalam diam aku masih terjaga
Ada senarai rindu begitu menyesak dada
Memanggil kembali masa saat bersama

Hujan kali ini, mengingatkan aku akan seorang ia
Yang selalu mengusap air mataku saat aku menangis
Yang selalu menyelimuti tubuhku saat aku menggigil
Yang selalu menghibur hatiku saat aku bersedih
Yang selalu memberi tiada pernah menuntut kembali
Yang selalu bermandikan peluh tanpa pernah mengeluh
Yang selalu tersenyum bahagia saat derita melanda
Yang selalu kuat terjaga saat aku sedang lara
Yang selalu berdoa meski tanpa kupinta
Dan yang selalu mencinta sepanjang masa

Hujan kali ini, adalah saksi alami
Meretas janji, untukmu yang tak terganti
Bahwa pasti, atas rido ilahi, aku segera kembali
Sepenuh cinta, ke pelukanmu lagi

—Winter Nite, Tokyo @2011

Sakit Itu…

December 18, 2011

Alhamdulillah, ada kultwit tentang #sakit oleh kang @salimafillah saat #sakit itu bertamu ke raga ini. Serasa pas banget. Seperti apa kultwit tersebut, sila simak berikut ini:

  1. #Sakit adalah bagian dari musibah yang telah Allah ukur kadarnya tuk dihadiahkan pada hamba-hamba terpilih yang mampu menanggungnya.
  2. #Sakit, sebagaimana tiap ujian, bukan menguji kemampuan sebab telah ditakar sesuai daya tahan. Ia menguji kemauan memberi makna.
  3. Maka dia yang mampu memberi makna terbaik bagi #Sakit, kemuliaannya diangkat & membuat malaikat yang selalu sehat itu tertakjub.
  4. Sungguh mempesona Mas @_pepeng yang pernah memaknai #Sakit & musibah: “Tugas kita meng-HADAP-i, biar Allah yang meng-ATAS-i!”
  5. #Sakit adalah jalan kenabian Ayyub yang menyejarah. Kesabarannya diabadikan jadi teladan semesta. Hari ini kita bercermin padanya.
  6. #Sakit orang mulia bersebab kemuliaan; Asy Syafi’i wasir sebab banyak duduk menelaah ilmu, Malik lumpuh tangannya dizhalimi penguasa.
  7. Nabipun #Sakit oleh racun paha kambing di Khaibar yang menyelusup segigit pertama melalui celah gigi yang patah di perang Uhud.
  8. Tetapi bahkan mereka yang penyebab #Sakit-nya tak semenakjubkan para luhur itu, tetap punya peluang mulia dengan memaknainya.
  9. #Sakit itu dzikruLlah. Mereka yang menderitanya akan lebih sering & syahdu menyebut asma Allah dibanding ketika dalam sehatnya.
  10. #Sakit itu istighfar. Mereka yang sedang disapanya lebih mudah teringat dosa-dosa lama, mengakuinya, & bertaubat mohon ampun.
  11. #Sakit itu Tauhid. Mereka yang parah dicengkamnya pasti dituntun tuk ber-kalimat thayyibat, mengesakanNya dalam lisan & rasa.
  12. #Sakit itu Muhasabah. Dia yang sakit punya lebih banyak waktu tuk merenungi diri dalam sepi, menghitung-hitung bekal kembali.
  13. #Sakit itu Jihad. Dia yang sakit tak boleh menyerah kalah; diwajibkan tuk terus berikhtiar, berjuang bagi kesembuhannya.
  14. #Sakititu ilmu. Dalam menjalani pemeriksaan, konsultasi ke dokter, dirawat, & berobat bertambahlah pengetahuan tentang tubuhnya.
  15. #Sakit itu Nasehat. Yang sakit ingatkan si sehat tuk jaga diri. Yang sehat hibur si penderita agar bersabar. Allah cinta keduanya.
  16. #Sakit itu silaturrahim. Yang jarang datang di saat si bersangkutan sehat wal afiat, tiba-tiba menjenguk dengan senyum & rindu mesra.
  17. #Sakit itu perekat ukhuwah. Kawan lama nan tak bersua bertahun lamanya, tiba-tiba berjumpa di waktu membezuk kolega lainnya.
  18. #Sakit itu belajar. Berbaring setengah duduk memungkinkan tekun cerap ilmu tekun lewat buku, kalimat terucap, maupun gambar gerak.
  19. #Sakit itu membaca, menulis, berkarya. Habiburrahman El Shirazy @k_abik goreskan Ayat-ayat Cinta saat terbaring patah kakinya.
  20. #Sakit itu dijamin cinta Allah dalam sabarnya; sabar tetap ibadat, sabar tak bermaksiat, sabar tahan derita, sabar menunda capaian..
  21. #Sakit itu gugur dosa. Barang haram terselip tubuh dilarutkan di dunia, anggota badan nan mungkin berdosa dinyerikan & dicuciNya.
  22. #Sakit itu mustajab doanya. Sampai-sampai Imam As Suyuthi keliling kota mencari orang sakit lalu minta didoakan oleh mereka.
  23. #Sakit itu salah satu keadaan yang menyusahkan syaithan; diajak maksiat tak mampu-tak mau, dosa lalu malah disesali lalu diampuni.
  24. #Sakit itu membuat sedikit tertawa & banyak menangis; satu perilaku keinsyafan yang disukai Nabi & makhluq-makhluq langit.
  25. #Sakit meningkatkan kualitas ibadah; ruku’-sujud lebih khusyu’, tasbih-istighfar lebih sering, tahiyat-doa jadi lebih lama.
  26. #Sakit itu memperbaiki akhlaq; kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut & tawadhu’.
  27. #Sakit membuat kita lebih serius mengingat & mempersiapkan kematian. Dia yang merasa dekat maut menghargai waktunya dengan baik.
  28. Demikian Shalih(in+at) bincang sekelumit tentang sakit. Semoga Allah tolong kita menjadi hamba penuh syukur di segala keadaan :)

Bagi yang ingin berkunjung ke beranda website beliau, sila mampir di salimafillah.com

Kembali

November 25, 2011
Kehidupan yang kau lalui tiada berarti
Namun kau masih tak menyadari
Bila wajahmu pucat lesu terbujur kaku
Bimbang hidup kau akan berakhir

Tidakkah kau tahu Dia yang Maha Kuasa
Masihkah tak mengerti tiada hidup tanpa-Nya

Lalu kau pun tunduk membisu sejuta ketakutan
Bayangkan dosamu bagai lautan
Haraplah diberi peluang umur yang panjang
Kau kan jadi hamba yang sejati

Allah Maha Pengasih
Allah Maha Pengampun
Kembalilah kepada fitrahmu

Allah Maha Pengasih
Allah Maha Pengampun
Sadarlah kau dari kesilapanmu

Lalu kau pun sujud mengaku hilang keangkuhanmu
Cabutlah noda hitam di hatimu
Haraplah diberi peluang beribadah kembali
Kau kan jadi hamba yang sejati

Engkau pun menyadari jangka waktu yang diberi
Kau telah pun sadari cintaNya yang abadi

Allah Maha Pengasih
Allah Maha Pengampun
Kembalilah kepada fitrahmu

Allah Maha Pengasih
Allah Maha Pengampun
Cintai Ilahi cinta yang hakiki

Muslim Watashi Wa

November 12, 2011

Terkadang sebagai muslim, kita tidak cukup berani untuk menunjukkan identitas kemusliman kita. Apalagi jika kita tinggal di suatu daerah yang muslimnya minoritas. Saya sangat kagum dengan mereka yang di manapun selalu terlihat (tidak menyembunyikan) identitas muslimnya, mereka tidak minder sebagai muslim, mereka bangga sebagai muslim. Saya masih harus banyak belajar dari mereka. Bersyukur ada buku “Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim” nya Kang Salim A Fillah, yang sangat membantu saya untuk memahami dan menjadi pribadi muslim yang lebih baik.

Selain buku, kita juga bisa belajar dari media yang lain termasuk lagu. Dan nasyid bertajuk “Muslim Watashi Wa” karangan grup nasyid yang sudah populer, Snada, bisa menjadi penghibur sekaligus penyemangat kita. Kebetulan karena sekarang tinggal di Jepang, jadi lagu ini terasa sangat cocok dengan keadaan hati saya :D

Bagi yang belum pernah mendengarnya, silakan simak video di bawah ini. Awalnya coba mencari versi penyanyi aslinya (Snada), tapi ternyata tidak ketemu di Youtube. Cukup kaget juga, karena ketemunya malah Midori Voice, tim nasyid Tokyo Tech yang beranggotakan teman-teman sendiri. Salut dengan mereka! Jadi penasaran pengen lihat live perform nya :)

Japanese Lyric:
Sekai o tsukutta kami wa
Subete no mono mo
Dare ka tsukutta ka
Dare demo dekinai ni keredo
Allah sika suku renai to wa
Hakkiri to wakatta

Aru hito wa naze sore o
Shin yo dekinai no ka
Anata no kangae wa do
Watashi wa honto ni shinjiru
Quran no mainichi
Yonde kudasai
Muslim.. muslim watashi wa

Indonesian Lyric:
Siapakah Tuhan yang menciptakan dunia dan seluruhnya
Dengan jelas kita mengerti
Bahwa tidak ada yang bisa menciptakan selain Allah

Mengapa ada juga orang yang tidak mempercayainya?
Bagaimanakah menurutmu?
Kalau aku percaya sekali
Bacalah Qur’an setiap hari
Muslim. Aku adalah seorang Muslim

Jumat Pertama di Tokodai

September 30, 2011

Alhamdulillah, setelah sekian lama tidak menyapa blog ini, akhirnya sekarang kesampaian juga meski hanya dengan sedikit coretan jari. Alhamdulillah, di hari jumat penuh berkah ini, saya berkesempatan untuk menikmati sholat jumat di negeri sakura dan juga mengikuti kajian midori yang rutin diadakan tiap jumat malam. Bagi yang belum tahu dan ingin tahu lebih tentangnya, sila cek di sini. Singkatnya, midori adalah komunitas pelajar muslim di Tokyo Kogyo Daigaku (Tokodai) atau Tokyo Institute of Technology (Tokyo Tech).

Selalu menjadi kebahagiaan tersendiri dan selalu menjadi hal yang dirindukan, yaitu bersua,  bercengkerama, dan beraktivitas dengan komunitas muslim di luar negeri. Dari sini lah nilai persaudaraan sesungguhnya, yang tidak terbatas pada aspek suku, wilayah, ras, dll. Selama ia muslim, maka kita adalah saudara. Sholat jumat tadi siang, yang bertempat di lantai 10 south 3 building, dihadiri oleh muslim dari pakistan, malaysia, yordania, syiria, dll. Berlaku sebagai imam & khatib adalah brother salah dari Aleppo, Syiria. Setelah sholat kita berdiskusi untuk mengadakan welcoming party buat pelajar muslim yang baru datang semester ini. Alhamdulillah, semua menyambut baik agenda ini, dan saya sendiri sudah tidak sabar menuggunya :D

Setelah diskusi berakhir, saya membantu brother Isa yang diamanahkan sebagai wakil amir midori tahun ini untuk merapikan perpustakaan mushola. Kebetulan saya membawa beberapa buku dari Indonesia, jadi sekalian disimpan di sana, siapa tahu ada yang berminat membacanya. Beberapa buku tersebut adalah:

1. Kisah Para Nabi (Ibnu Katsir)

2. 60 Sirah Sahabat Rasulullah SAW (Khalid Muhammad Khalid)

3. Model Manusia Muslim Abad XXI (Anis Matta)

4. Pedoman Dauroh Al-Quran (Abdul Aziz Abdur Rauf)

5. Di Jalan Dakwah Aku Menikah (Cahyadi Takariawan)

6. Kado Pernikahan Untuk Istriku (M. Fauzil Adhim)

7. Barakallahu Laka: Bahagianya Merayakan Cinta (Salim A. Fillah)

8. Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan (Salim A. Fillah)

9. Keajaiban Sholat Istikharah (M. Abu Ayyash)

10. Tahapan Mendidik Anak Teladan Rasulullah (Jamaal ‘Abdul Rahman)

11. 10 Bersaudara Bintang Al-Quran (Izzatul Jannah & Irfan Hidayatullah)

12. Moga Bunda Disayang Allah (Tere Liye)

13. Ayahku (Bukan) Pembohong (Tere Liye)

Semoga dengan dirapikannya perpustakaan midori dan ditambahkannya beberapa koleksi buku, menjadikan warga midori lebih bersemangat menghidupkan mushola. Alhamdulillah, mushola midori berada satu gedung dengan lab saya, cuma berselisih 5 lantai. Semoga hal ini bisa menjadi penyemangat untuk aktif mengikuti agenda-agenda midori.

Ba’da isya kajian midori dimulai (tepatnya pukul 20.00). Agenda kali ini adalah musyawarah terkait target yang akan dituju midori setahun ke depan. Dipimpin oleh orang-orang yang sangat kompeten (Mas Topan, Mas Tedi, dan Isa), insya Allah midori ke depan akan lebih baik. Terkait materi yang disampaikan oleh Mas Topan, mudah-mudahan (insya Allah) bisa saya tuliskan di postingan selanjutnya (sudah ngantuk soalnya, baru saja pulang dari kampus :D ).

Kisah Nabi Daud

August 15, 2011

Berikut ini adalah kisah seorang Raja sekaligus Nabi bagi Bani Israil yang dicuplik dari akun twitter @ahmadi_nur. Semoga bermanfaat :)

  1. Berikut ini adalah ringkasan kisah Nabi #Daud yg disarikan dr buku best seller “Kisah Para Nabi” karya Ibnu Katsir.
  2. Nabi #Daud adlh kturunan generasi ke-10 dr Nabi Ya’qub bin Ishak bin Ibrahim. Ia seorang hamba, Nabi, skaligus khalifah di Baitul Maqdis.
  3. Nabi #Daud adalah seorang yg berpostur pendek, bermata biru, berambut jarang, serta berhati bersih dan jernih.
  4. Nabi #Daud (David) berhasil memegang tampuk kekuasaan kerajaan Bani Israil setelah berhasil membunuh Jalut (Goliath).
  5. Allah telah menganugerahkan kerajaan dan kenabian kepadanya. Nabi #Daud lah orang pertama yg mendapatkan dua anugerah itu.
  6. Dan Allah telah menundukkan gunung-gunung dan burung-burung, yang semua bertasbih bersama Nabi #Daud.
  7. Allah telah melunakkan besi bagi Nabi #Daud sehingga besi itu dapat dibentuk dgn tangannya sendiri tanpa menggunakan api dan pemukulan.
  8. Nabi #Daud adalah orang yg pertama kali membuat baju besi yg digunakan utk berperang.
  9. Setiap hari Nabi #Daud dapat membuat satu baju besi dan menjualnya dgn harga 6000 dirham perbuah.
  10. Shalat yg paling disukai Allah adalah shalatnya Nabi #Daud, dan puasa yg paling disukai Allah adalah puasa Nabi #Daud.
  11. Nabi #Daud tidur tengah malam dan bangun pada sepertiganya dan tidur seperenamnya. Ia selalu berpuasa satu hari dan berbuka satu hari.
  12. Nabi #Daud dikaruniai suara yg paling baik yg tidak pernah dikaruniakan kpd seorang pun di dunia.
  13. Jika Nabi #Daud membaca kitab zabur, maka burung2 berhenti di udara dan gunung2 pun ikut bertasbih bersamanya pada pagi dan sore hari.
  14. Ktika #Daud mmbaca ktb zabur, burung2 & binatang liar ikut berkumpul sampai mati khausan & klaparan, bhkan sungai2 pun brhenti mengalir.
  15. Tidak seorang pun mendengar bacaan kitab Zabur Nabi #Daud melainkan akan berjalan dgn satu kaki seperti saat berdansa.
  16. #Daud mmbaca zabur dg suara yg tdk pernah ddengar telinga shg jin, manusia, burung, & binatang2 lain trdiam smp sbagian mati kelaparan.
  17. Jika Nabi #Daud membaca kitab zabur, maka semua gadis-gadis berhenti dan diam. (atsar ini berstatus gharib).
  18. Selain suaranya yg merdu, Nabi #Daud juga sangat cepat dalam membaca kitab zabur.
  19. Salah satu yg dikaruniai sebagian dr suara merdu Nabi #Daud dlm membaca Al-Quran adalah Abu Musa Al-Asy’ari.
  20. Nabi #Daud juga dikaruniai hikmah dan kebijaksanaan dlm menyelesaikan berbagai perselisihan.
  21. Nabi #Daud diberi rantai emas yg menjulur dr langit sampai ke Baitul Maqdis untuk memberi keputusan thd berbagai perselisihan.
  22. Nabi #Daud kelak dibangkitkan pd hari kiamat di dekat tiang ‘Arsy, lalu Allah meminta ia memuliakan-Nya dgn suaranya yg bagus lg merdu.
  23. Nabi #Daud merupakan panutan bg semua orang dlm keadilan, ibadah, serta berbagai hal. Keluarganya adalah ahli ibadah.
  24. Hikmah keluarga #Daud: tdk boleh lengah thd 4 waktu yakni bermunajat, bermuhasabah, tabayun, bersenang2/berhias dlm hal yg dihalalkan.
  25. Hikmah kluarga #Daud: berhak tdk bpergian utk 3 hal yakni sbg bekal hari akhir, mmperbaiki hidup, mmperoleh knikmatan yg tdk diharamkan.
  26. Salah satu pesan Nabi #Daud, “Hai penabur kejahatan, kalian akan menuai duri-durinya.”
  27. “Perumpamaan seorang penceramah yg bodoh dlm menyeru kaum adlh seperti penyanyi yg menyanyi di dekat kpala seorang jenazah” ~ Nabi #Daud
  28. “Betapa buruk kemiskinan itu setelah kaya, dan betapa buruknya pula kesesatan setelah petunjuk.” ~ Nabi #Daud
  29. Nabi #Daud punya 100 orang istri, salah satu diantaranya adalah Auriya yg merupakan ibunda Nabi Sulaiman.
  30. Saat Nabi Adam melihat keturunannya yg ada di telapak tangan Allah, terdapat orang yg mulut mereka adalah cahaya, itulah Nabi #Daud.
  31. Salah satu hadits menyebutkan kalau usia Nabi #Daud adalah 60 tahun. Ia wafat pd hari sabtu (ada yg menyebutkan rabu) secara tiba-tiba.
  32. Lalu Nabi Adam memohon kpd Allah untuk memberikan 40 thn dr jatah umurnya untuk Nabi #Daud shg genaplah umur Nabi #Daud mjd 100 thn.
  33. Saat Nabi #Daud akan dimakamkan, burung2 mendekapkan sayap dan menaungi beliau hingga menjadikan bumi tampak gelap.
  34. “Bekerjalah, hai keluarga Daud untuk bersyukur kpd Allah. Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yg bersyukur.” (QS Saba’:13)
  35. “Mereka itulah orang-orang yg telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka.” (QS Al-An’am:90)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.